Berita

Tim K9 INASAR 1, anjing pelacak yang tergabung dalam Operasi Kemanusiaan Myanmar 2025, menemukan satu korban dalam pencarian yang dilakukan pada Selasa, 2 April 2025./Humas Polri

Presisi

Tim K9 Polri Berhasil Temukan 1 Korban Gempa Myanmar

KAMIS, 03 APRIL 2025 | 09:42 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Tim K9 dari Indonesia Search and Rescue (Inasar) 1 atau anjing pelacak yang tergabung dalam Operasi Kemanusiaan Myanmar 2025 menemukan satu korban dalam pencarian yang dilakukan pada Selasa, 2 April 2025.

Operasi pencarian yang dilaksanakan di dua lokasi perumahan warga di Naypyidaw ini, melibatkan empat personel Polri dan dua anjing pelacak K9.

Kegiatan pencarian sendiri dimulai sekitar pukul 12.30 waktu setempat, saat tim K9 mempersiapkan diri dan mengikuti apel sebelum berangkat menuju lokasi pencarian. 


Setibanya di lokasi pertama, yakni Site I, anjing pelacak K9 Walet mengendus titik sumber bau yang diduga berasal dari korban.

“Setelah K9 Walet menemukan titik bau di Site I, kami segera melakukan eksekusi dan berhasil menemukan satu korban perempuan yang sudah meninggal dunia,” jelas Iptu Erasmus, K9 Officer yang tergabung dalam tim tersebut, dalam keterangan resmi yang diterima Kamis, 9 April 2025.

Setelah berhasil mengeksekusi pencarian di Site I, tim K9  melanjutkan pencarian ke lokasi kedua, Site II, sekitar pukul 14.00 waktu Myanmar. 

Di lokasi kedua, K9 Walet kembali menunjukkan titik bau yang diduga berasal dari korban lain.

“Kami langsung menginformasikan temuan ini kepada tim penyelamat Inasar untuk segera melakukan evakuasi di lokasi tersebut,” tambah Erasmus.

Dalam misi kemanusiaan ini, Tim K9 Inasar 1 terdiri dari empat personel Polri yakni Iptu Erasmus sebagai K9 Officer, Aipda M. Sahid dan Bripka Hasan Musa sebagai handler K-9, serta Aipda Triyo Arbi yang bertugas sebagai veterinarian K-9. 

Dua anjing pelacak yang turut serta dalam pencarian ini adalah K9 Gizi dan K9 Walet, keduanya dalam kondisi sehat dan siap melanjutkan pencarian.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya