Berita

Ilustrasi mobil listrik BYD/RMOL

Otomotif

Tiongkok Ingin Satukan Raksasa Otomotif Demi Kuasai Pasar EV

RABU, 02 APRIL 2025 | 15:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tiongkok mendorong penggabungan dan restrukturisasi produsen mobil milik negara yang kesulitan beradaptasi dengan tren kendaraan listrik (EV). 

Hal ini disampaikan oleh Gou Ping, Wakil Ketua Komisi Pengawasan dan Administrasi Aset Milik Negara (SASAC), dalam sebuah forum kendaraan listrik di Beijing pada 1 April 2025.

SASAC, State-owned Assets Supervision and Administration Commission of the State Council, adalah sebuah komisi khusus Republik Rakyat Tiongkok yang mengawasi dan mengelola aset badan usaha milik negara (BUMN) pusat, yang dikendalikan langsung oleh Dewan Negara. 


SASAC mengawasi sekitar 100 perusahaan milik negara, termasuk China South Industries Group (pemilik Changan Automobile), Dongfeng Motor Corp. (induk Dongfeng Motor Group), dan China FAW Group.

Menurut Gou, restrukturisasi ini bertujuan menggabungkan sumber daya agar produsen mobil Tiongkok lebih kompetitif di pasar global. 

"Saat pasar luar negeri semakin waspada terhadap mobil listrik murah dari Tiongkok, pemerintah ingin perusahaan meningkatkan kualitas dan daya saing," ujarnya, seperti dikutip dari Nikkei Asia.

Pada Februari, Changan dan Dongfeng Motor Group mengumumkan bahwa induk perusahaan mereka sedang merencanakan restrukturisasi dengan perusahaan milik negara lainnya. Namun, mereka tidak menyebutkan perusahaan mana yang terlibat, memunculkan spekulasi bahwa kedua perusahaan ini mungkin akan bergabung.

Changan, Dongfeng, dan FAW sudah menjalin kerja sama dalam pengembangan mobil listrik sejak 2017. Mereka semakin erat bekerja sama, termasuk dengan bertukar eksekutif. Ada kemungkinan FAW juga akan terlibat dalam merger antara Changan dan Dongfeng.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya