Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Pasar AS Bergejolak, Tesla Melambung 3,6 Persen

RABU, 02 APRIL 2025 | 08:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street mencatatkan penguatan signifikan di tengah kecemasan investor menjelang pengumuman kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump.

S&P 500 dan Nasdaq Composite berakhir di zona hijau pada perdagangan Selasa 1 April 2025 waktu setempat atau Rabu pagi WIB. 

Dikutip dari Reuters, ini pergerakan sejumlah indeks utama dari Wall Street. 


- S&P 500 (SPX) naik  21,22 poin atau 0,38 persen ke 5.633,07
- Nasdaq Composite (IXIC) menguat 150,60 poin atau 0,87 persen ke 17.449,89
- Dow Jones Industrial Average (DJIA) turun tipis  11,80 poin atau 0,03 persen ke 41.989,96

Pasar keuangan bergejolak dalam beberapa minggu terakhir karena investor menilai dampak ekonomi dari rencana tarif Trump akan memicu kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi dan inflasi yang lebih tinggi.

Saham Tesla melambung 3,6 persen menjelang laporan pengiriman kendaraan kuartal pertama. Saham Amazon,Microsoft dan Meta juga terbang antara 1 persen dan 1,8 persen.

Saham sector healthcare dan maskapai penerbangan rontok. 

Johnson & Johnson anjlok 7,6 persen. Saham Delta Air Lines, American Airlines, dan Southwest Airlines juga tersungkur antara 2,4 persen dan 5,9 persen. 

Volume di bursa Wall Street tercatat 15,09 miliar saham, dibandingkan rata-rata 15,83 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir. 

Saham Nike melambung 2,04 persen dan Nvidia menguat 1,63 persen.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya