Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Pasar Gelisah Jelang Tarif Tump, Harga Emas Jatuh

RABU, 02 APRIL 2025 | 07:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas jatuh dipicu aksi ambil untung karena investor beralih ke aset safe haven. 

Emas spot turun 0,3 persen menjadi 3.113,43 Dolar AS per ons pada perdagangan Selasa 1 April 2025 waktu setempat atau Rabu pagi WIB.

Emas spot sempat mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di 3.148,88 Dolar AS pada awal sesi. 


Emas berjangka Amerika Serikat (AS) ditutup menyusut 0,1 persen menjadi 3.146 Dolar AS. 

Analis menyoroti kegelisahan pasar jelang penerapan tarif Presiden AS  Donald Trump. 

"Tidak mengherankan melihat sedikit aksi ambil untung, terutama mengingat pasar telah menjadi agak overbought. Saya tidak benar-benar melihat banyak perubahan dalam fundamental...ini badai yang sempurna untuk emas," kata Peter Grant, Vice President Zaner Metals, seperti dikutip dari Reuters.

Pasar dan konsumen menunggu rincian tarif yang direncanakan Trump yang akan diumumkan Rabu waktu setempat. 

"Kami terus melihat harga emas bergerak naik, sebagian karena meningkatnya kepemilikan emas oleh ETF yang didukung secara fisik dan pembelian bank sentral yang kuat," kata Ryan McIntyre, Manajer Portofolio Sprott Asset Management.

Harga perak turun 1,4 persen menjadi 33,6 Dolar AS per ons. Platinum jatuh 0,8 persen menjadi 984,64 Dolar AS. Paladium juga merosot 0,2 persen menjadi 981,0 Dolar AS.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya