Berita

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letnan Jenderal Suharyanto, memberikan keterangan kepada awak media di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Selasa, 1 April 2025/Puspen TNI

Politik

Presiden Prabowo Dijadwalkan Lepas Pengiriman Bantuan ke Myanmar

RABU, 02 APRIL 2025 | 02:37 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melepas pengiriman bantuan logistik serta tim Indonesia Search and Rescue (INASAR) ke lokasi gempa bumi di Myanmar pada Kamis besok, 3 April 2025.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letnan Jenderal Suharyanto mengatakan, Presiden Prabowo akan melepas dua pesawat untuk ke Myanmar secara bersamaan.

"Hari Kamis insyaAllah ya, akan berangkat dua pesawat. Satu pesawat Garuda 747-800 berisi personel, delegasi resmi. Nanti akan berangkat sama-sama pada tanggal 3 April 2025," kata Suharyanto kepada wartawan di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Selasa, 1 April 2025.


Adapun, personel inti yang akan dikirim berjumlah 16 orang yang terdiri dari TNI, Polri, dan Kementerian terkait.

"Jadi mungkin di tim belakang juga ada personel dari Polri. Jadi semuanya terlibat," jelas Suharyanto.

Lebih lanjut, Suharyanto merinci isi muatan dari dua pesawat yang diberangkatkan. Di mana satu pesawat berisi tim personel dan satu pesawat lagi berisi barang-barang bantuan untuk para korban gempa.

Total berat barang-barang tersebut mencapai sekitar 80 ton.

"Dua pesawat itu yang pertama hari Kamis nanti diisi oleh personel delegasi resmi, kemudian satu pesawat kargo dengan isinya adalah barang-barang yang sangat dibutuhkan bagi masyarakat terdampak bencana. Itu dengan tonase sekitar 80 ton," ujar Suharyanto.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya