Berita

Jokowi dan Megawati. /Net

Politik

Pengamat: Konflik Jokowi-Megawati Nyaris Tak Ada Obatnya

SELASA, 01 APRIL 2025 | 12:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Hubungan antara Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dinilai tidak sederhana dan sangat rumit.

“Konflik keduanya sepertinya sangat dalam yang nyaris tak ada obatnya. Apalagi keduanya sempat bersama puluhan tahun dan kemudian berakhir tragis,” kata Pengamat Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno kepada RMOL, Selasa 1 April 2025. 

Sehingga, kata Adi, jika ada upaya menyatukan keduanya maka kemungkinan itu akan sulit diwujudkan. 


“Secara politik memang rumit mencari solusi bagaimana keduanya bisa rujuk politik kembali. Jadi, upaya-upaya mendamaikan Jokowi dan Mega terlihat membentur tembok,” ujar Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia ini. 

Namun demikian, Presiden RI Prabowo Subianto terlihat terus mengupayakan agar Jokowi dan Megawati kembali berhubungan baik. Itu setidaknya dapat dilihat dari sejumlah acara kenegaraan di mana Prabowo mencoba melibatkan Jokowi maupun Megawati. 

“Misalnya dalam acara-acara penting kenegaraan, misalnya seperti launching Danantara, Prabowo undang semua mantan presiden. Itu artinya, bagi Prabowo momen-momen kebangsaan menjadi ajang untuk menyatukan antar elite yang selama ini ada sumbatan politik,” demikian Adi.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya