Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Trump Ancam Rusia dan Iran, Harga Minyak Melejit 2 Persen

SELASA, 01 APRIL 2025 | 08:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia melonjak sekitar 2 persen pada penutupan perdagangan Senin, 31 Maret 2025, menyentuh level tertinggi dalam lima minggu terakhir.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent ditutup naik 1,11 Dolar AS atau 1,5 persen ke level 74,74 Dolar AS per barel. Sementara itu, minyak WTI AS melonjak 2,12 Dolar AS atau 3,1 persen menjadi 71,48 Dolar AS per barel.

Kenaikan ini dipicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif tambahan terhadap pembeli minyak Rusia dan kemungkinan menyerang Iran.


Pada hari Minggu Trump menyatakan kemarahannya pada Presiden Rusia Vladimir Putin dan mengancam tarif sekunder 25–50 persen jika Rusia dianggap menghambat upaya damai di Ukraina.

China dan India sebagai pembeli utama minyak Rusia disebut akan sangat menentukan efektivitas sanksi tersebut.

Analis UBS Giovanni Staunovo menyebut, ancaman Trump terhadap Rusia dan Iran jadi perhatian serius pasar minyak.

"Meski belum diberlakukan, risiko pasokan tetap meningkat,” ujarnya.

Trump juga mengancam Iran dengan tarif tambahan dan aksi militer jika tidak mencapai kesepakatan nuklir dengan AS. Sebagai respons, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memperingatkan bahwa AS akan mendapat "pukulan keras" jika bertindak.

Di tengah ketegangan, Garda Revolusi Iran menyita dua kapal tanker asing yang membawa lebih dari 3 juta liter solar selundupan di Teluk Persia.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya