Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Ancaman Tarif Trump di Depan Mata, Pasar Eropa Tersungkur

SELASA, 01 APRIL 2025 | 07:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham-saham Eropa anjlok pada penutupan perdagangan Senin 31 Maret 2025 atau Selasa pagi WIB. 

Investor berhati-hati mencermati keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang akan diluncurkan besok,  di mana Trump mengatakan tarif akan berlaku di semua negara, yang memicu kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global. 

Dikutip dari Reuters, indeks STOXX 600 pan-Eropa turun 1,5 persen, memperpanjang kerugian menjadi sesi keempat berturut-turut dan mencatat penurunan harian terbesar dalam hampir tiga minggu.


Analis mengatakan, ketidakpastian dan volatilitas pasar kemungkinan akan tetap tinggi dalam waktu dekat. 

Skenario tarif mendorong Goldman Sachs menurunkan perkiraan Produk Domestik Bruto AS dan zona euro. 

Di Jerman, inflasi harga konsumen turun menjadi 2,3 persen pada Maret, dibandingkan dengan perkiraan 2,4 persen dari para ekonom yang disurvei oleh Reuters. 

Data inflasi zona Euro akan dirilis segera. Para pedagang memperkirakan suku bunga akan turun sekitar 58 basis poin pada akhir tahun 2025, sesuai data yang dikumpulkan oleh LSEG. 

Peningkatan volatilitas yang didorong oleh tarif telah membebani ekuitas blok tersebut pada bulan Maret. Indeks STOXX 600 turun 2,7 persen bulan ini, penurunan bulanan terbesar sejak Oktober.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya