Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Trump Marah Besar ke Putin, Ancam Kenakan Tarif Minyak Rusia

SENIN, 31 MARET 2025 | 14:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkapkan kemarahannya terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin setelah mengkritik kredibilitas kepemimpinan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. 

Trump mengaku sangat marah dan frustrasi atas komentar Putin yang menilai Zelensky tidak kredibel dalam upaya perdamaian. 

Sebagai respons, Trump mengancam akan mengenakan tarif sekunder antara 25 hingga 50 persen kepada pembeli minyak Rusia jika Moskow menghalangi upayanya untuk mengakhiri perang di Ukraina. 


"Jika Rusia dan saya tidak dapat membuat kesepakatan untuk menghentikan pertumpahan darah di Ukraina, dan jika saya pikir itu adalah kesalahan Rusia. Tetapi jika saya pikir itu adalah kesalahan Rusia, saya akan mengenakan tarif sekunder pada minyak, pada semua minyak yang keluar dari Rusia," tegasnya seperti dimuat NBC News pada Senin, 31 Maret 2025.

"Itu berarti, jika Anda membeli minyak dari Rusia, Anda tidak dapat berbisnis di Amerika Serikat. Akan ada tarif 25 persen untuk semua minyak, tarif 25 hingga 50 poin untuk semua minyak," tambahnya.

Sejak awal masa kepresidenannya, Trump dikenal dengan sikap yang lebih lunak terhadap Rusia, sebuah pendekatan yang memicu kekhawatiran di kalangan sekutu Barat.

Namun, komentar terbaru Trump menunjukkan semakin besar frustrasi yang dirasakannya terkait kurangnya kemajuan menuju gencatan senjata. 

Putin, yang menanggapi rencana gabungan AS-Ukraina untuk gencatan senjata 30 hari, menolak proposal tersebut dan pada Jumat lalu menyarankan agar Zelensky dicopot dari jabatannya sebagai bagian dari proses perdamaian.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya