Berita

Sebuah gedung yang tengah dibangun roboh akibat gempa dahsyat yang terjadi di Myanmar dan Thailand/Net

Dunia

RI Siap Beri Dukungan Pemulihan Daerah Terdampak Gempa Myanmar-Thailand

SABTU, 29 MARET 2025 | 02:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gempa dahsyat berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang Myanmar dan Thailand membuat banyak pihak prihatin. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) pun menyampaikan duka cita Indonesia atas bencana gempa tersebut. 

Kemlu memastikan Indonesia siap memberikan dukungan pemulihan di daerah terdampak.

"Belasungkawa sedalam-dalamnya atas gempa bumi yang melanda Myanmar dan Thailand. Doa kami menyertai rakyat Myanmar dan Thailand selama masa sulit ini," ujar pernyataan Kemlu di akun media sosial X, Sabtu 29 Maret 2025.


"Indonesia siap memberikan dukungan yang diperlukan untuk upaya pemulihan, terutama di daerah yang terdampak." imbuhnya.

Bagi WNI yang terdampak gempa, dapat menghubungi KBRI Yangon atau KBRI Bangkok.

Gempa dangkal dengan magnitudo 7,7 melanda barat laut kota Sagaing di Myanmar tengah dan Thailand. Diikuti gempa susulan berkekuatan M 6,4 beberapa menit kemudian, Jumat 28 Maret 2025. 

Gempa dahsyat ii menewaskan hampir 150 orang dan melukai ratusan orang. Bahkan diperkirakan ada ratusan orang lainnya yang terperangkap di dalam bangunan yang runtuh. Sehingga jumlah korban tewas diperkirakan akan meningkat.

Banyak bangunan dan jembatan yang roboh, bahkan gempa juga meretakkan jalan di seluruh Myanmar. Sebuah gedung pencakar langit setinggi 30 lantai yang sedang dibangun ratusan kilometer jauhnya di Bangkok pun dilaporkan roboh.

Kepala junta Min Aung Hlaing mengatakan, setidaknya 144 orang telah tewas, dengan 732 orang dipastikan terluka, dan memperingatkan jumlah korban kemungkinan akan meningkat.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya