Berita

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno/Ist

Politik

Eddy Soeparno: Transisi Tak Boleh Korbankan Ketahanan Energi Nasional

JUMAT, 28 MARET 2025 | 19:48 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Proses transisi dari energi fosil menuju energi terbarukan adalah sebuah keniscayaan dan terjadi di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Bahkan di Indonesia, kata Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno, sudah peta jalan kelistrikan yang dirancang dengan matang untuk menavigasi Indonesia menuju Net Zero Emission di tahun 2060 atau lebih awal.

Eddy menyampaikan, meskipun Indonesia berkomitmen melakukan program dekarbonisasi, namun hal ini tidak boleh mengorbankan ketahanan energi nasional.


"Artinya kita wajib memastikan bahwa setiap langkah yang diambil dalam rangka transisi energi justru akan menguatkan ketahanan energi dan tidak sebaliknya," lanjut Eddy dalam keterangan tertulis, Jumat 28 Maret 2025.

Wakil Ketua Umum PAN ini juga menyoroti rentannya ketahanan energi nasional karena paradoks yang dialami saat ini.

Di satu pihak Indonesia memiliki sumber energi fosil dan terbarukan yang melimpah, namun di pihak kebutuhan energi seperti minyak mentah, BBM dan LPG masih bersumber dari impor.

"Salah satu target transisi energi yang kita lakukan adalah menyediakan sumber energi yang bersih, handal dan terjangkau," tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, transisi energi juga bertujuan mengurangi, bahkan mengeliminir sama sekali kebutuhan impor energi yang selama ini dilakukan. Hal ini telah kita buktikan dengan mengurangi impor solar secara drastis dengan memaksimalkan campuran biodiesel (B40).

"Jika BBM jenis Pertalite juga dicampur biofuel dengan kandungan 40 bahkan 50%, niscaya kita akan memiliki BBM yang lebih ramah lingkungan dan mereduksi kebutuhan impor gasoline secara drastis," tuturnya.

Eddy juga memaparkan peran teknologi yang ke depannya akan mampu menangkap emisi karbon, sehingga pemanfaatan energi fosil seperti batubara masih dapat dipergunakan.

“Melalui teknologi CCS (Carbon Capture and Storage) misalnya, kita akan mampu menangkap emisi karbon yang dihasilkan oleh PLTU batubara, pabrik semen, besi baja, petrokimia dan lain-lain, sehingga sumber daya batubara yang kita miliki di Indonesia akan tetap termanfaatkan di masa mendatang," tuturnya.

"Saat ini pemanfaatan CCS memang masih cukup mahal, namun dengan berkembangnya teknologi dan tumbuhnya ekonomi karbon di Indonesia, saya percaya bahwa CCS akan semakin ekonomis sehingga pemanfaatannya akan semakin luas," demikian Eddy.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya