Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Gara-gara Spekulan Harga Bawang Putih Rp45 Ribu, Lebih Mahal Dibandingkan Distributor

JUMAT, 28 MARET 2025 | 15:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masih banyaknya spekulan nakal membuat harga bawang putih menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H atau Lebaran 2025 mengalami perbedaan di tingkat distributor dengan harga di pasaran.

Pedagang eceran yang merupakan bagian dari mata rantai terkunci oleh spekulan nakal sehingga terpaksa menjual bawang putih di kisaran Rp40-45 ribu per kilogram.

Seperti di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, harga bawang putih kupas mencapai Rp45 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih biasa Rp40 ribu per kilogram.


"Bawang putih untuk yang kupas sekarang ada di harga Rp45 ribu. harga memang naik-naik sedikit, terutama yang kupas, karena ongkos kupasnya," kata salah seorang pedagang bahan pokok bernama Andri (48), Jumat 28 Maret 2025.

Lebih jauh, meski bawang putih mengalami kenaikan, harga komoditas bahan pokok lainnya, menurut Andri, terpantau masih stabil.

"Yang lain normal sih," ujar Andri.

Menurut dia, harga bawang putih sebelum kenaikan yang kupas antara Rp42-43 ribu per kilogram. Sedangkan yang biasa di bawah Rp40 ribu per kilogram.

Di pasar lain, seperti di Pasar Cipinang Muara, Jakarta Timur, harga bawang putih melonjak tajam menjelang Lebaran ini. Lonjakan harga bawang putih di tingkat pengecer mencapai Rp60 ribu per kilogram.

Ari (51) salah satu pedagang mengaku kenaikan harga itu terjadi beberapa hari ke belakang. Menurutnya, harga bawang putih maupun bawang merah seringkali naik menjelang Lebaran.

Dia menyebutkan, bahwa salah satu alasan harga bawang putih naik karena pasokannya yang selalu berkurang setiap kali menjelang Lebaran.

"Kalau mau Lebaran biasa naik gini, karena mungkin pasokannya (berkurang) kalau mau Lebaran pasti setiap tahun gitu," ujar Ari yang mengaku mengambil pasokan bawang putih di Pasar Bogor, Jawa Barat.

Adapun harga bawang putih di pedagang eceran sangat jauh berbeda dengan harga jual di distributor PT Bumi Argo Transport yang menjual bawang putih segar dengan harga Rp32 ribu per kg.

PT Bumi Argo Transport yang merupakan distributor bawang putih beralamat di jalan Raya Bogor KM. 22 No. 25, Kampung  Rambutan, Ciracas Jakarta Timur, 13830.

Adapun berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga bawang putih Rp41.750 per kilogram.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya