Berita

Mantan Jurubicara KPK, Febri Diansyah, saat tiba di Gedung Merah Putih KPK/RMOL

Hukum

Bantah Penyidik KPK Cuti, Pemeriksaan Febri Diansyah Batal karena Adiknya Ujug-ujug Datang

KAMIS, 27 MARET 2025 | 19:00 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan batalnya pemeriksaan mantan Jurubicara KPK, Febri Diansyah, bukan karena tim penyidik cuti. Tapi karena adik kandung Febri, Fathroni Diansyah Edi (FDI), tiba-tiba hadir setelah mangkir pada pemanggilan sebelumnya.

Jurubicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto mengatakan, sebelumnya Febri sudah pernah menyampaikan kepada KPK bahwa surat panggilan dapat dikirimkan melalui WhatsApp.

"Yang bersangkutan memberikan klarifikasi ke beberapa rekan-rekan jurnalis, bahwa yang bersangkutan menghormati dan akan memenuhi panggilan tersebut, namun baru bisa hadir pascapersidangan saudara HK (Hasto Kristiyanto) hari ini," kata Tessa kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis, 27 Maret 2025.


Febri dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan suap terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR Fraksi PDIP periode 2019-2024 untuk tersangka Harun Masiku dan Donny Tri Istiqomah.

"Bahwa pada hari ini, Kamis, 27 Maret 2025, penyidik kedatangan saudara FDE yang merupakan adik kandung saudara F pada pukul 10.00 WIB. Kehadiran saudara FDE tersebut adalah dalam rangka penjadwalan ulang kegiatan pemeriksaan sebelumnya pada 24 Maret 2025," tutur Tessa.

Fathroni sendiri dipanggil dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) mantan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL).

"Selanjutnya, penyidik yang seharusnya dijadwalkan memeriksa saudara F pada jam 10 hari ini, akhirnya melakukan pemeriksaan kepada saudara FDE," terang Tessa.

Pada saat proses pemeriksaan terhadap Fathroni berlangsung, lanjut Tessa, Febri hadir di KPK pada pukul 11.45 WIB. Penyidik perkara Harun Masiku dengan perkara TPPU SYL kebetulan orang yang sama.

"Dikarenakan penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap adik kandung saudara F yaitu saudara FDE sampai dengan hari ini, maka saudara F akan dijadwalkan ulang untuk dilakukan pemeriksaan berikutnya, kemungkinan pasca-Idulfitri atau lebaran nanti," pungkas Tessa.

Sebelumnya, Febri yang juga tim penasihat hukum terdakwa Hasto Kristiyanto selaku Sekjen DPP PDIP sudah hadir di Gedung Merah Putih KPK setelah mengikuti sidang Hasto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Febri berada di Gedung Merah Putih KPK hanya sekitar 10 menit. Ia menyebut bahwa pemeriksaan terhadap dirinya batal karena penyidik sedang cuti.

"Ada informasi dari bagian penyidikan, bahwa hari ini karena sejumlah penyidik sedang cuti, dan mungkin penyidik yang ada sedang ada tugas yang lain ya. Maka jadwal pemeriksaan saya akan reschedule," kata Febri kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kamis siang, 27 Maret 2025.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya