Berita

Mantan Jurubicara KPK, Febri Diansyah (kiri)/RMOL

Hukum

Penyidik Cuti, Febri Diansyah Batal Diperiksa KPK

KAMIS, 27 MARET 2025 | 12:23 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mantan Jurubicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah batal diperiksa karena penyidik KPK sedang cuti, Kamis 27 Maret 2025.

Pantauan RMOL, Febri didampingi beberapa advokat lainnya tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan pada pukul 11.38 WIB.

Febri yang juga tim penasihat hukum Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto pun menyempatkan memberikan keterangan kepada wartawan. Setelah itu, Febri langsung masuk dan melakukan registrasi di Lobi Gedung Merah Putih KPK.


Namun, 10 menit kemudian atau pada pukul 11.48 WIB, Febri tiba-tiba keluar dari Gedung Merah Putih KPK.

Febri mengaku sudah melakukan pendaftaran dengan menyerahkan KTP dan mengisi buku tamu, serta menerima lanyard sebagai tamu saksi.

"Kemudian ada informasi dari bagian penyidikan, bahwa hari ini karena sejumlah penyidik sedang cuti, dan mungkin penyidik yang ada sedang ada tugas yang lain ya. Maka jadwal pemeriksaan saya akan reschedule," kata Febri kepada wartawan.

Estimasi jadwal ulang kata Febri, kemungkinan akan dilaksanakan setelah Hari Raya IdulFitri 1446 Hijriah.

"Tadi juga disampaikan nanti menunggu informasi lebih lanjut atau panggilan. Sebagai bentuk komitmen dan sikap kooperatif saya sudah datang ke sini. Dan tapi memang ada situasi yang kita tidak bisa perkirakan sebelumnya," pungkas Febri.

Febri sebelumnya juga sudah sempat bersurat kepada tim penyidik KPK untuk meminta waktu pemeriksaan diundur pada siang hari ini lantaran pada pagi harinya bertugas menjadi penasihat hukum (PH) di sidang perkara suap dan perintangan penyidikan dengan terdakwa Hasto Kristiyanto.

Febri dijadwalkan pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR Fraksi PDIP periode 2019-2024 untuk tersangka Harun Masiku dan Donny Tri Istiqomah.




Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya