Berita

Mayoritas Netizen Indonesia menganggap Hamas sebagai pejuang kemerdekaan Palestina/Repro

Nusantara

Survei Median: Mayoritas Netizen Indonesia Anggap Hamas Pejuang Kemerdekaan

RABU, 26 MARET 2025 | 11:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Isu Palestina terus menjadi perhatian besar bagi masyarakat Indonesia, khususnya di media sosial. Dalam survei terbaru yang dilakukan oleh Media Survei Nasional (Median), mayoritas pengguna media sosial atau netizen Indonesia menganggap Hamas sebagai kelompok perjuangan kemerdekaan, bukan organisasi teroris.

Peneliti senior Median, Rico Marbun mengungkapkan, survei ini dilakukan untuk memahami bagaimana persepsi netizen Indonesia terhadap Hamas, mengingat kelompok ini kerap menjadi perdebatan dalam diskursus global. 

Salah satu pertanyaan yang diajukan dalam survei ini adalah apakah responden pernah mendengar tentang Hamas. Hasilnya, 94,7 persen responden menyatakan tahu tentang Hamas, sementara 5,3 persen lainnya tidak tahu.


Survei ini juga mengajukan pertanyaan mengenai bagaimana netizen memandang Hamas, apakah sebagai kelompok teroris atau sebagai pejuang kemerdekaan Palestina. Hasilnya menunjukkan bahwa 87 persen responden menilai Hamas sebagai pejuang kemerdekaan, sementara 9,3 persen menganggap Hamas sebagai kelompok teroris, dan 3,7 persen lainnya mengaku tidak tahu.

“Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar netizen Indonesia melihat Hamas sebagai bagian dari perjuangan rakyat Palestina untuk meraih kemerdekaan. Ini sejalan dengan pandangan umum masyarakat Indonesia yang cenderung mendukung Palestina dalam konflik berkepanjangan dengan Israel,” ujar Rico Marbun, Rabu 26 Maret 2025.

Survei ini dilakukan pada pekan keempat Februari hingga pekan pertama  Maret 2025, dengan pendekatan non-probability sampling, menggunakan kuesioner berbasis Google Form yang disebarkan melalui media sosial. 

Kuesioner disebarkan secara proporsional terhadap populasi pengguna media sosial di 34 provinsi, dengan hasil akhirnya melibatkan 1.000 responden yang tersebar di 28 provinsi.

“Walaupun survei ini berbasis pengguna media sosial dan tidak dimaksudkan untuk menggambarkan persepsi seluruh populasi Indonesia, hasilnya tetap memberikan gambaran tentang opini publik di dunia maya," tuturnya. 

"Dalam berbagai diskusi di media sosial, terlihat bahwa netizen Indonesia memiliki kecenderungan kuat dalam mendukung Palestina dan menganggap Hamas sebagai bagian dari perjuangan mereka,” pungkas Rico.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya