Berita

PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) kembali menyelenggarakan kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)/Net

Nusantara

Sambut Lebaran, Anak Usaha BUMN Bagikan Ribuan Sembako dan Santunan

RABU, 26 MARET 2025 | 09:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL.  PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) kembali melakukan serangkaian kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Kegiatan ini dilakukan di beberapa titik di wilayah operasional perusahaan dan anak usaha di Jakarta dan Medan.

Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Solusi Logistik, Kiki M. Hikmat, menyampaikan lebih dari 1.800 paket sembako dan 420 paket santunan diberikan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan. 


Program TJSL ini menjadi momen penting bagi perusahaan untuk lebih dekat dengan masyarakat dan menguatkan semangat berbagi.

“Bulan Ramadan adalah momentum untuk berbagi dan menebar kebaikan. Melalui penyaluran sembako dan santunan ini, kami ingin memastikan kehadiran PT Pelindo Solusi Logistik tidak hanya dalam aktivitas bisnis, tetapi juga dalam membantu kebutuhan ekonomi masyarakat," ujar Kiki, dalam keterangannya yang dikutip Rabu 26 Maret 2025. 

"Kami berharap bantuan ini dapat memberikan kebahagiaan dan semangat, khususnya menjelang Idulftri,” sambungnya.

Kegiatan ini juga melibatkan karyawan perusahaan dalam semangat Employee Social Responsibility (ESR) untuk mendorong tumbuhnya kepedulian sosial para pekerja. 

Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Abdul Rahman, Ketua LMK Kalibaru memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan mengungkapkan rasa terima kasih. 

“Ramadan merupakan sebuah momentum bagi seseorang untuk dapat memberatkan timbangan kebaikannya. Problem sosial dalam masyarakat, menjadi perhatian serius LMK Kalibaru utamanya dalam hal menunjang angka kesejahteraan mereka. Program Santunan ini sangat bermanfaat, terima kasih PT Pelindo Solusi Logistik atas program CSR Ramadan tahun ini, semoga program ini akan terus berjalan di tahun-tahun selanjutnya,” ujar Abdul Rahman.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Bahaya Framing, Publik Jangan Mudah Diadu Domba di Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:36

Memahami Trust: Energi yang Hilang

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:22

Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan WFA Jelang Puncak Arus Balik Mudik

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:19

Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Tembus 101 Persen Saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:45

Polri: Arus Balik Mudik ke Jakarta Meningkat hingga 73 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:29

Badko HMI Jabar Diteror Usai Bahas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:51

Hari ke-12 Operasi Ketupat: Jumlah Kecelakaan 198, Meninggal 18

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:01

Mengapa Harga iPhone 15 Tiba-Tiba Melambung Naik Jutaan Rupiah?

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:46

Kembali ke KPK, Yaqut: Alhamdulillah Bisa Sungkem

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:28

Apa Itu Post Holiday Syndrome Usai Lebaran 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:18

Selengkapnya