Berita

Presiden AS, Donald Trump dan Presiden Rusia, Vladimir Putin/Net

Dunia

Putin Beri Trump Lukisan, Isu Alat Penyadap Kembali Mencuat

SELASA, 25 MARET 2025 | 13:04 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kremlin mengonfirmasi pada hari Senin, 24 Maret 2025 bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengirimkan sebuah lukisan kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Hadiah tersebut diberikan melalui utusan khusus Trump, Steve Witkoff, yang menyerahkan lukisan itu di Moskow awal bulan ini.

Meskipun demikian, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menolak memberikan komentar lebih lanjut terkait maksud atau arti dari hadiah lukisan potret Trump tersebut.


Lukisan ini pertama kali disebutkan oleh Witkoff dalam wawancara dengan mantan pembawa acara Fox News, Tucker Carlson.

Witkoff mengungkapkan bahwa Trump sangat terkesan dengan hadiah tersebut, bahkan menyebutnya sebagai "indah".

“Trump jelas tersentuh dengan potret ini. Dia melihatnya sebagai anugerah dari Putin," kata Witkoff, seperti dimuat Associated Press.

Witkoff, yang sebelumnya telah melakukan pembicaraan dengan pejabat Rusia mengenai upaya gencatan senjata dalam perang Ukraina, juga mengungkapkan bahwa Putin menyampaikan rasa simpatinya kepada Trump saat calon presiden AS itu terluka dalam serangan tembakan pada 2022.

"Putin mengatakan dia berdoa untuk temannya, Trump," tutur Witkoff.

Hadiah ini diberikan di tengah-tengah pembicaraan gencatan senjata yang terus berlangsung antara AS dan Rusia di Arab Saudi pada hari Senin, 24 Maret 2025.

Sebelumnya, pejabat AS telah bertemu dengan negosiator Ukraina, memfokuskan perhatian pada penyelesaian damai yang diharapkan dapat mengakhiri konflik yang telah berlangsung lebih dari setahun tersebut.

Tahun 2018, Putin juga memberi Trump sebuah bola sepak yang sudah melalui pemeriksaan ketat oleh Dinas Rahasia AS untuk memastikan tidak ada alat penyadap yang terpasang.

Hadiah tersebut kemudian diberikan Trump kepada putranya sebagai tindakan pencegahan, mengingat latar belakang hadiah dari era Soviet yang terkadang berisi perangkat penyadap.

Mengenai lukisan potret terbaru ini, belum ada konfirmasi apakah lukisan tersebut telah melalui prosedur serupa.

Namun, ini bukan pertama kalinya Putin memberi hadiah kepada seorang presiden AS. Pada 2021, saat bertemu dengan Presiden Joe Biden di Jenewa, Putin memberikan hadiah berupa kotak tulis pernis senilai 12.000 dolar AS dan pena.

Di sisi lain, pada 2013, ia dilaporkan mengirimkan piring porselen dan cangkir espresso kepada Presiden Barack Obama.

Tidak jelas apakah lukisan yang diberikan Putin kali ini mengandung perangkat penyadap, namun hadiah tersebut memunculkan kembali ingatan tentang hadiah yang ternyata mengandung alat pemantau yang pernah diberikan oleh Uni Soviet.

Pada 1945, seorang diplomat Soviet memberikan ukiran Lambang Negara Amerika Serikat yang ternyata disadap.

Sementara itu, Gedung Putih belum memberikan tanggapan mengenai potret yang diterima Trump dari Putin, dan apakah lukisan tersebut akan diteliti lebih lanjut.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya