Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani/RMOL

Politik

UU TNI Digugat ke MK, Puan Maharani: Baca Dulu Isinya

SELASA, 25 MARET 2025 | 13:03 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Elemen masyarakat diharapkan lebih cermat dalam menilai revisi UU TNI yang baru disahkan pekan lalu.

Masyarakat diminta membaca dengan teliti isi dari UU TNI tersebut sebelum menyuarakan protes.

Demikian ditegaskan Ketua DPR RI Puan Maharani merespons masih adanya penolakan terhadap pengesahan RUU TNI di sejumlah daerah. Bahkan, ada beberapa mahasiswa menggugat UU TNI ke Mahkamah Konstitusi (MK).


"Pertama, ini baru selesai disahkan, kemudian penomorannya pun baru selesai dinomorin," kata Puan saat jumpa pers di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 25 Maret 2025. 

"Jadi tolong baca dahulu secara baik-baik isinya, apakah kemudian isinya itu ada yang tidak sesuai, apakah isinya itu kemudian ada yang mencurigakan, apakah isinya itu memang tidak sesuai dengan yang diharapkan," sambungnya.

Ketua DPP PDIP ini mengatakan, apabila sudah selesai dibaca, namun ada yang tidak sesuai, maka wajar protes dilakukan. 

"Kalau kemudian belum baca, tolong baca dahulu," kata Puan.

Puan juga menegaskan bahwa seluruh RUU yang telah disahkan, termasuk UU TNI dapat dibaca oleh publik melalui website resmi DPR, sehingga semua pihak dapat mempelajari dan memahami isinya dengan baik.

"Jadi tolong kita sama-sama menahan diri dan tolong baca kan sudah ada di website DPR dan sudah bisa dibaca di publik," tandas Puan.



Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya