Berita

Deputi Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi, Panel Barus/Ist

Bisnis

Kopdes Merah Putih Pilar Utama Ketahanan Ekonomi

SELASA, 25 MARET 2025 | 00:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tengah merancang langkah strategis untuk memperkuat perekonomian desa melalui pendirian Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di seluruh Indonesia. 

Dengan target 80.000 koperasi di setiap desa, program ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, mengurangi kemiskinan, meningkatkan ketahanan pangan, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Deputi Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi, Panel Barus, menyebut bahwa Kopdes Merah Putih akan menjadi pilar utama dalam membangun ketahanan ekonomi nasional. 


"Pemerintah bahkan merencanakan integrasi Kopdes Merah Putih dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG)," kata Panel Barus lewat keterangan resminya, Senin 24 Maret 2025.

Berbeda dari koperasi pada umumnya, Kopdes Merah Putih dirancang sebagai koperasi multi-layanan dengan berbagai unit usaha. 

Misalnya outlet sembako, apotek desa, klinik desa, simpan pinjam, fasilitas cold storage, layanan logistik, serta kantor administrasi koperasi.

Namun Panel Barus mengingatkan, pembentukan Kopdes Merah Putih di tiap desa memerlukan pendekatan yang terkoordinasi dari tingkat pusat hingga desa.

"Keberhasilan sebuah koperasi juga sangat bergantung pada partisipasi aktif dari anggotanya," jelasnya.

Konsep koperasi multi-layanan sebenarnya bukan hal baru. Sebelumnya, Indonesia pernah memiliki Koperasi Unit Desa (KUD) yang berperan besar dalam sektor pertanian dan perikanan. 

Pada masanya, KUD didukung penuh oleh kebijakan pemerintah melalui pemberian kredit pertanian, distribusi alat produksi, serta pemasaran hasil pertanian.

Namun, krisis ekonomi 1998 menghantam keras keberlanjutan KUD. Banyak koperasi yang akhirnya mati suri akibat lemahnya tata kelola, kurangnya pengawasan, serta ketergantungan pada bantuan pemerintah.

"Pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting bagi pengembangan Kopdes Merah Putih, terutama pada aspek tata kelola, manajemen risiko, serta keberlanjutan usaha," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya