Berita

BRI/Net

Bisnis

BRI Catat Ada 59 Ribu UMKM Masuk Kriteria Hapus Tagih

SABTU, 22 MARET 2025 | 15:07 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk telah mencatat sejumlah Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah (UMKM) yang masuk dalam kriteria hapus tagih. 

Hal ini dilakukan sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 47/2024 tentang Penghapusan Piutang Macet kepada UMKM yang resmi ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto pada 5 November 2024. 

Melalui PP ini, pemerintah akan menghapus piutang di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan kelautan.


BRI sendiri mencatat saat ini terdapat 59.690 nasabah yang masuk dalam kriteria hapus tagih. Dari jumlah tersebut, para nasabah masih memiliki sisa pinjaman Rp2,5 triliun.

“Sesuai dengan ketentuan PP 47 dan siap untuk diproses hapus tagih,” kata SVP Micro Business Development Bank BRI Dani Wildan dalam diskusi daring Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia, Jumat, 21 Maret 2025. 

Dani mengatakan sesuai arahan dari pimpinan, BRI akan mengeksekusi nasabah eligible atau sesuai kriteria untuk dihapus tagihkan. 

Di samping itu, BRI juga menyiapkan usulan pagu hapus tagih ke Rapat Umum Pemegang Saham untuk menyelesaikan tahap I sebesar Rp 2 triliun. 

BRI telah menyalurkan total kredit sebanyak Rp1.354 triliun, dengan Rp1.110 triliun di antaranya disalurkan untuk UMKM.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya