Berita

Nelayan Lombok Utara/Ist

Nusantara

Songsong Transisi Energi, Nelayan Lombok Utara Peroleh Pelatihan Kapal Listrik

SABTU, 22 MARET 2025 | 04:01 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) terus menunjukkan komitmennya dalam menghadapi krisis iklim dan mendorong transisi energi di sektor kelautan dan perikanan. 

Hal ini diwujudkan melalui pelatihan operasional dan pemeliharaan kapal listrik serta pengorganisasian kapal latih yang diselenggarakan di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), beberapa waktu lalu.

Pelatihan ini diikuti oleh para pengurus KNTI Kabupaten Lombok Utara dan masyarakat yang ingin mempelajari teknologi baru lebih ramah lingkungan.


“Kami ingin memastikan bahwa keberadaan kapal listrik bukan hanya menjadi aset teknologi, tetapi juga menjadi pemicu perubahan cara kerja nelayan ke arah yang lebih berkelanjutan dan berkeadilan,” ujar Wakil Ketua Umum KNTI Sugeng Nugroho dalam keterangannya yang diterima redaksi, Jumat, 21 Maret 2025. 

Selain memberikan pelatihan teknis, KNTI juga melakukan pengorganisasian kapal latih. 

Tujuannya agar kapal-kapal listrik yang ada dapat dikelola secara bersama, menjadi fasilitas belajar dan inovasi bagi komunitas nelayan, serta memperkuat solidaritas kelompok.

Materi yang diberikan dalam pelatihan meliputi pengoperasian kapal listrik, perawatan mesin, manajemen baterai, serta langkah-langkah pencegahan kerusakan. Dalam sesi pengorganisasian, peserta diajak memahami pentingnya tata kelola, skema peminjaman kapal, pengisian log book dan mekanisme tanggung jawab bersama.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari peserta. Mereka menilai pelatihan semacam ini sangat penting, mengingat tingginya harga bahan bakar dan ancaman krisis iklim yang kian nyata dirasakan oleh masyarakat pesisir.

“Pelatihan ini menjadi solusi untuk efisiensi bahan bakar, mengurangi emisi karbon dan mendorong kemandirian ekonomi nelayan” ujar Ketua KNTI DPD Kabupaten Lombok Utara, Efendi. 

Kabupaten Lombok Utara dapat menjadi salah satu percontohan kawasan pesisir yang tangguh, adaptif terhadap perubahan zaman, dan turut berkontribusi dalam agenda besar transisi energi nasional.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Alpriado Osmond Mangkir, Sidang Mediasi di PN Tangerang Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:17

Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:08

Tiongkok Desak AS Batalkan Tarif Trump Usai Putusan MA

Senin, 23 Februari 2026 | 16:02

SBY Beri Wejangan Geopolitik ke Peserta Pendidikan Lemhannas

Senin, 23 Februari 2026 | 15:55

Subsidi untuk Pertamina dan PLN Senilai Rp27 Triliun Segera Cair

Senin, 23 Februari 2026 | 15:53

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS Bakal Digelar 26 Februari di Jenewa

Senin, 23 Februari 2026 | 15:42

KPK Buka Peluang Panggil OSO Terkait Fasilitas Jet Pribadi Menag

Senin, 23 Februari 2026 | 15:38

Perjanjian Dagang RI-AS Jangan Korbankan Kedaulatan Data

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Palguna Diadukan ke MKMK, DPR: Semua Pejabat Bisa Diawasi

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Polisi Amankan 28 Orang Lewat Operasi Gakkum di Yahukimo

Senin, 23 Februari 2026 | 15:23

Selengkapnya