Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

CPI Jepang Naik 3 Persen, BOJ Diprediksi Kerek Suku Bunga Lagi

JUMAT, 21 MARET 2025 | 09:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga barang konsumsi inti di Jepang meningkat sebesar 3 persen pada Februari 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.

Angka yang dirilis pemerintah hari ini, Jumat 21 Maret 2025, melebihi target inflasi 2 persen yang ditetapkan oleh Bank Sentral Jepang (BOJ) dan memperkuat ekspektasi pasar akan kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut. 

Dikutip dari Nikkei Asia, Indeks Harga Konsumen (CPI) inti, yang tidak memasukkan harga makanan segar yang fluktuatif, naik sedikit lebih tinggi dari perkiraan pasar yang memprediksi kenaikan 2,9 persen. 


Namun, kenaikan ini lebih lambat dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 3,2 persen, terutama karena dimulainya kembali subsidi untuk menekan biaya bahan bakar. 

Indeks lain yang mengecualikan harga makanan segar dan bahan bakar, yang dianggap sebagai indikator tren harga yang lebih luas oleh BOJ, naik 2,6 persen pada Februari dibandingkan tahun sebelumnya, setelah kenaikan 2,5 persen di Januari. Ini menjadi kenaikan tahunan tercepat sejak Maret 2024, ketika indeks naik 2,9 persen 

BOJ mempertahankan suku bunga pada pertemuan Rabu, namun Gubernur Kazuo Ueda menyatakan bahwa kenaikan harga makanan dan pertumbuhan upah yang lebih tinggi dari perkiraan dapat mendorong inflasi lebih lanjut. Ini menunjukkan BOJ semakin memperhatikan tekanan harga domestik. 

BOJ mengakhiri kebijakan stimulus besar-besaran yang berlangsung selama satu dekade tahun lalu dan menaikkan suku bunga menjadi 0,5 persen pada Januari, karena mereka yakin Jepang hampir mencapai target inflasi yang stabil. 

Para pembuat kebijakan BOJ telah memberi sinyal kesiapan untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut jika inflasi bertahan di sekitar 2 persen dengan dukungan pertumbuhan upah yang solid.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya