Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Sempat Cetak Rekor, Harga Emas Kini Meredup

JUMAT, 21 MARET 2025 | 07:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas melemah setelah sempat mencapai rekor tertinggi di awal sesi. 

Dikutip dari Reuters, emas spot turun 0,09 persen menjadi 3.045,04 Dolar AS per ons pada penutupan perdagangan Kamis 20 Maret 2025 waktu setempat. 

Sementara, harga emas berjangka Amerika Serikat (AS) ditutup menguat 0,1 persen menjadi 3.043,80 Dola AS per ons.


Analis berpendapat, spekulan mencoba mengambil keuntungan dari momen pasar saat ini. 

"Saya pikir setiap kali harga emas mencapai titik tertinggi, kita melihat sedikit resistance," kata Alex Ebkarian, Chief Operating Officer Allegiance Gold.

"Emas bahkan belum bertindak sebagai aset safe haven bagi investor ritel karena secara teknikal kita tidak sedang dalam resesi. Kita melihat perlambatan ekonomi dan itu dapat menciptakan ketidakpastian lebih lanjut dan keinginan yang lebih besar untuk aset safe haven," katanya lagi.

Presiden AS Donald Trump  mengkritik keputusan Federal Reserve (The Fed) untuk menahan suku bunga, meski ada proyeksi untuk dua pemotongan suku bunga seperempat poin persentase pada akhir tahun. 

Chairman The Fed, Jerome Powell, juga mengkritik kebijakan awal Trump--termasuk tarif impor yang luas-- yang menurutnya mungkin telah memperlambat pertumbuhan ekonomi Amerika dan meningkatkan inflasi.

Harga perak spot merosot 1,2 persen menjadi 33,41 Dolar AS per ons. Platinum menyusut 1,1 persen menjadi 982,0 Dolar AS. Paladium menyusut 1,3 persen menjadi 946,5 Dolar AS.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya