Berita

2 orang petinggi PT Petro Energy resmi ditahan KPK/Ist

Hukum

KPK Tahan 2 Petinggi PT Petro Energy di Kasus Korupsi LPEI

KAMIS, 20 MARET 2025 | 18:44 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dua orang petinggi PT Petro Energy (PE) resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) kepada PT PE.

"Guna kepentingan penyidikan, hari ini KPK melakukan penahanan terhadap 2 orang tersangka dalam perkara LPEI," kata Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, Kamis, 20 Maret 2025.

Dua tersangka yang ditahan adalah Presiden Direktur PT Caturkarsa Megatunggal, Jimmy Masrin dan Direktur Keuangan PT PE, Susy Mira Dewi Sugiarta. Keduanya ditahan di Rutan KPK selama 20 hari pertama hingga 8 April 2025.


Selain Jimmy dan Susy, KPK juga telah menetapkan tersangka lain. Mereka adalah Direktur Pelaksana 1 LPEI, Dwi Wahyudi; Direktur Pelaksana 4 LPEI, Arif Setiawan; dan Direktur Utama PT PE, Newin Nugroho.

Penetapan tersangka ini dilakukan berdasarkan keputusan pimpinan KPK nomor-306 Tahun 2025 tentang Penetapan tersangka tanggal 20 Februari 2025.

Sebelumnya, KPK sudah terlebih dahulu menahan 1 orang tersangka, yakni Newin Nugroho pada 13 Maret 2025.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya