Berita

Penyaluran santunan sebesar Rp1,7 miliar secara simbolis kepada 8.500 anak yatim dan dhuafa/Istimewa

Nusantara

8.500 Yatim dan Dhuafa di Jakarta Terima Santunan Rp1,7 Miliar

KAMIS, 20 MARET 2025 | 15:01 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sepanjang Ramadan 1446 Hijriah, Bank DKI telah menyalurkan santunan sebesar Rp1,7 miliar kepada 8.500 anak yatim dan dhuafa.

Pemberian santunan tersebut dilakukan Direktur Keuangan dan Strategi Bank DKI, Romy Wijayanto, kepada perwakilan anak-anak dari 10 yayasan yatim piatu/panti asuhan yang tersebar di lima wilayah Jakarta pada Rabu 19 Maret 2025.

"Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak yatim dan dhuafa serta membawa berkah bagi semua pihak yang terlibat," kata Romy melalui keterangan tertulisnya, Kamis 20 Maret 2025.


Tak hanya itu, Bank DKI juga menyalurkan bantuan pendidikan kepada 24 anak pensiunan karyawan Bank DKI. 

Kemudian, melalui program Bantuan Pensiunan Sejahtera (Probahtera), Bank DKI memberikan bantuan kepada sembilan pelaku UMKM pensiunan sebagai bentuk pemberdayaan UMKM dan penghargaan atas kontribusi yang telah diberikan kepada perusahaan.

Bank DKI juga memberikan apresiasi kepada lima marbot masjid berupa hadiah perjalanan ibadah umrah ke Tanah Suci. 

"Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan mereka yang telah mengabdikan dirinya dalam memakmurkan masjid," kata Romy.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi menambahkan, pihaknya turut memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir. 

Bank DKI juga turut mendukung kolaborasi Pemprov DKI Jakarta terkait penanganan banjir kepada Pemerintah Kota Bekasi, dalam bentuk pemberian paket sembako dan beras sebanyak 7 ribu kg pada awal Maret 2025.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya