Berita

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menyalurkan santunan kepada anak yatim/Ist

Nusantara

PGN Beri Santunan CSR 10.541 Anak Yatim

KAMIS, 20 MARET 2025 | 06:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) bagian dari Subholding Gas PT Pertamina (Persero) menyalurkan santunan kepada 10.541 anak yatim yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. 

Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), khususnya bagi masyarakat di wilayah operasional PGN selama bulan Ramadan 1446 H. 

Santunan tersebut disalurkan melalui 422 yayasan, yang terdiri dari 343 yayasan di wilayah operasi (SOR) PGN dengan penerima manfaat sebanyak 8.566 anak, dan 79 yayasan di kantor pusat dengan penerima manfaat sebanyak 1.975 anak. Sehingga total ada 10.541 anak yang menerima manfaat dari program ini. 


“Kami berharap santunan ini dapat memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yatim yang membutuhkan," kata Sekretaris Perusahaan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Fajriyah Usman dalam keterangannya dikutip Kamis 20 Maret 2025.

Bantuan yang disalurkan PGN dalam program CSR ini menjangkau 25 kota/kabupaten di seluruh Indonesia yang terbagi menjadi tiga wilayah operasi (SOR) perusahaan yaitu Sumatera, Jawa Bagian Barat, dan Jawa bagian Tengah dan Indonesia Timur.

Area Sumatera (SOR I) menjadi daerah dengan penerima manfaat tertinggi dikarenakan merupakan wilayah dimana pasokan dan infrastruktur utama gas bumi di Indonesia dilayani dari wilayah ini.



Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya