Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Trump Bodo Amat Jika Partai Liberal Menang Pemilu Kanada

RABU, 19 MARET 2025 | 15:28 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku tak ambil pusing jika Partai Liberal Kanada memenangkan pemilihan umum yang akan datang. 

Dalam wawancara dengan pembawa acara Laura Ingraham di acara The Ingraham Angle di Fox News pada Selasa, 18 Maret 2025, Trump mengatakan dirinya lebih suka berhadapan dengan seorang perpandangan liberal dibanding konservatif. 

"Saya lebih suka berurusan dengan seorang liberal daripada seorang konservatif," ujarnya. 


Pernyataan ini datang setelah sejumlah ketegangan diplomatik yang telah berlangsung antara AS dan Kanada, di mana Trump telah mengenakan tarif tinggi pada impor Kanada dan bahkan sempat mengancam akan menjadikan Kanada sebagai negara bagian AS ke-51.

Ketika Ingraham menyoroti kemungkinan bahwa perlakuan Trump terhadap Kanada dapat memperburuk hubungan dan mempermudah kemenangan Partai Liberal, Trump dengan tegas merespons dengan ketidakpeduliannya.

"Saya tidak peduli. Saya pikir lebih mudah untuk berurusan, sebenarnya, dengan seorang liberal dan mungkin mereka akan menang, tetapi saya tidak terlalu peduli. Itu sama sekali tidak penting bagi saya," kata Trump. 

Lebih lanjut, Trump menyindir pemimpin utama Partai Konservatif, Pierre Poilievre, dengan menyebutnya "bukan teman saya".

"Orang konservatif yang mencalonkan diri, bodohnya, bukanlah teman saya. Saya tidak mengenalnya, tetapi dia mengatakan hal-hal negatif," ucapnya.

Sementara itu, meskipun beberapa jajak pendapat sebelumnya menunjukkan Partai Liberal akan kalah dari Partai Konservatif dalam pemilu yang harus diadakan paling lambat 20 Oktober, partai yang telah berkuasa sejak Justin Trudeau terpilih pada 2015 ini kini menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. 

Hal ini terkait dengan keputusan untuk menggantikan Trudeau dengan Mark Carney, mantan gubernur bank sentral yang kini muncul sebagai calon perdana menteri. 

Beberapa jajak pendapat terbaru bahkan menunjukkan Partai Liberal mulai memperkecil jarak dengan Partai Konservatif, atau bahkan unggul di beberapa survei.

Di sisi lain, Partai Liberal menggambarkan Poilievre sebagai seorang populis sayap kanan yang beraliran mirip dengan Trump. 

Sebuah iklan dari Partai Liberal menuduh Poilievre yang dikenal mendukung gerakan antipemerintah selama pandemi COVID-19 memiliki kesamaan dengan Trump dalam hal pendekatan politiknya. 

Seorang juru bicara Partai Liberal menegaskan, Poilievre akan menuruti tuntutan Trump.

Poilievre, yang menggunakan slogan "Canada First," telah berusaha mengaitkan mantan gubernur Carney dengan pemerintahan Trudeau yang sebelumnya berkuasa, yang kehilangan dukungan publiknya sebagian besar karena krisis biaya hidup dan perumahan yang semakin memburuk di Kanada.

Hingga saat ini, Partai Konservatif Kanada belum memberikan komentar terkait pernyataan Trump.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya