Berita

Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan/RMOL

Politik

Bursa Saham Anjlok, Said Abdullah Ingatkan OJK Tidak Lebay

SELASA, 18 MARET 2025 | 15:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak lebay atau berlebihan dalam menanggapi penurunan indeks bursa saham pada hari ini, Selasa, 18 Maret 2025.

Said Abdullah menuturkan, jika OJK terlalu berlebihan dalam menyikapi anjloknya bursa saham saat ini, maka akan berdampak negatif bagi para pelaku pasar.

“Hendaknya otoritas bursa dan OJK tidak over reaction yang justru menstimulasi reaksi berlebihan dari pelaku pasar lebih luas untuk kian mendorong aksi jual,” kata Said Abdullah kepada wartawan, Selasa, 18 Maret 2025.


“Sebab pasar SBN dan valuta asing keadaannya biasa saja. Cermati perkembangan setidaknya satu dua hari ini,” sambungnya.

Said menyarankan OJK dan otoritas bursa untuk memperluas basis investor dalam jangka panjang.

“Terutama di sektor ritel, dan inovasi produk. Terutama syariah untuk memperkuat pasar saham kita,” ujarnya.

Selain itu, Said juga meminta agar otoritas bursa tidak membuat gaduh pasar saham.

“Mengimbau para pihak yang tidak berkaitan dengan otoritas bursa tidak menambah kepanikan pasar dengan langkah-langkah yang diniatkan untuk meredakan keadaan, (tapi) justru makin menimbulkan perhatian dan reaksi berlebihan dari para pelaku pasar,” tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

UPDATE

PBB Dorong Implementasi Segera Prinsip Bisnis Berbasis HAM di Indonesia

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:05

Membongkar Praktik Haram MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:00

Indonesia Sedang Hadapi Perang Sumber Daya

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:34

Berantas Korupsi di BGN jadi Bukti Prabowo Jalankan Amanat Reformasi 98

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:28

Warga Tuntut Pengurus P3SRS Apartemen Taman Rasuna Diberhentikan

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:07

Pemuda Katolik Dukung Kejagung Bersih-bersih BGN

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:40

Ketua SC Muktamar X PPP Ngaku Borong Kamar Lantai 10 untuk Persidangan

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:17

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Dadan Hindayana Cs Terlalu Berani Korupsi!

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:02

Badko HMI Sultra Laporkan Dua Perusahaan Tambang ke Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50

Selengkapnya