Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Neraca Dagang RI Surplus 58 Bulan Beruntun, Nilainya Capai 3,12 Miliar Dolar

SENIN, 17 MARET 2025 | 14:29 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Neraca perdagangan RI tercatat kembali surplus pada Februari 2025 sebesar 3,12 miliar Dolar AS atau sekitar Rp51 triliun.

Dalam data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin 17 Maret 2025, realisasi itu turun 0,38 miliar Dolar AS dibandingkan surplus Januari 2025.

Meski demikian, Plt Kepala BPS Amalia Adiniggar Widyasanti mengatakan surplus ini melanjutkan tren 58 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.


"Angka ini (surplus 3,12 miliar Dolar AS) lebih rendah dibandingkan surplus bulan sebelumnya (Januari 2025), tetapi lebih tinggi dibandingkan surplus Februari 2024," katanya dalam konferensi pers.

Dalam laporannya, Amalia mengatakan surplus neraca dagang RI ditopang oleh sektor nonmigas sebesar 4,84 miliar Dolar, dengan komoditas utama yang menyumbang antara lain bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan/nabati, serta besi dan baja.

Adapun eskpor Indonesia sepanjang Februari 2025  tercatat 21,98 miliar Dolar AS, atau naik 2,58 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara untuk nilai impor RI tercatat sebesar 18,86 miliar Dolar AS, atau naik 5,18 persen dibandingkan Januari 2025.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya