Berita

Ilustrasi/Ist

Nusantara

Berikut Strategi Jasa Marga Tekan Angka Kecelakaan Mudik Lebaran 2025

SENIN, 17 MARET 2025 | 13:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. berkomitmen meningkatkan keselamatan pemudik dengan menekan angka kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran 2025.

Direktur Utama Jasa Marga, Subakti Syukur, dalam rapat dengan Komisi VI DPR RI menyampaikan berbagai langkah strategis untuk mengurangi risiko kecelakaan di ja\lan tol.

"Untuk meningkatkan keselamatan di jalan tol antara lain memperketat sop keselamatan dalam melaksanakan rekayasa lalu lintas termasuk memasang traffic cone lebih rapat per 5 meter, menambah LED klip atau water barrier serta melakukan safety patrol per 30 menit bersama dengan Korlantas," kata Subakti di ruang rapat Komisi VI DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Senin 17 Maret 2025.


Di sepanjang jalur mudik, Jasa Marga akan menambah rambu, lampu, dan marka jalan untuk memberikan panduan yang lebih jelas bagi pengemudi.

Kendaraan layanan lalu lintas seperti derek, motor crane, dan ambulans juga akan disiagakan di setiap kilometer jalan tol untuk respons cepat terhadap insiden.

Jasa Marga juga meningkatkan pemantauan melalui 36 unit CCTV deteksi insiden, sehingga petugas dapat segera menangani kecelakaan tanpa perlu pemantauan manual.

Selain itu, petugas jalan tol akan mendapatkan pelatihan khusus penyelamatan korban kecelakaan bekerja sama dengan International Road Rescue Association.

Tak hanya itu, Jasa Marga juga berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan kepolisian untuk memastikan pengemudi serta kendaraan dalam kondisi layak jalan.

Pemeriksaan terhadap kendaraan angkutan barang juga akan diperketat, sejalan dengan kebijakan pembatasan kendaraan sumbu tiga atau lebih pada 24 Maret hingga 8 April 2025.

"Jasa marga juga berupaya meningkatkan aspek kelancaran lalu lintas dengan mengacu pada beberapa parameter yang menjadi target seperti peningkatan kecepatan rata-rata perjalanan, mempersingkat waktu tempuh perjalanan, dan menurunkan jumlah gangguan kendaraan," tandasnya.

Dengan berbagai langkah ini, Jasa Marga menargetkan penurunan jumlah kecelakaan dan fatalitas dibanding tahun sebelumnya. Harapannya, mudik Lebaran 2025 dapat berlangsung lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan tol.

Lebaran 1446 Hijriyah diperkirakan jatuh pada 31 Maret 2025, berdekatan dengan perayaan Nyepi yang berlangsung pada 29 Maret.

Pemerintah menetapkan cuti bersama mulai 28 Maret serta 2-4 April, sementara libur sekolah berlangsung dari 21 Maret hingga 8 April 2025. Dengan jadwal ini, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 28 Maret (H-3), sementara arus balik diperkirakan memuncak pada 6 April (H+5).

Untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, pemerintah akan menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi ASN dan pegawai BUMN pada 24 Maret hingga 8 April 2025. Selain itu, Jasa Marga memberikan potongan tarif tol sebesar 20 persen selama delapan hari, yakni pada 24-27 Maret, serta 3-4 dan 8-9 April.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya