Berita

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Ali Mashun Atmo/Ist

Nusantara

Ketum APKLI:

Diskon Tiket Pesawat Ditunggu-tunggu Pemudik

MINGGU, 16 MARET 2025 | 23:46 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kebijakan Presiden Prabowo Subianto memberi diskon tiket pesawat 13-14 persen dan diskon tiket kereta api diskon hingga 25 persen pada masa libur Idulfitri sangat menguntungkan pemudik.

"Program pemberian diskon tiket pesawat dan kereta api sangat ditunggu-tunggu, apalagi jelang arus mudik Lebaran tahun ini," kata Ketua Umum Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Ali Mashun Atmo dalam keterangannya, Minggu 16 Maret 2025.

Menurut Ali, diskon pesawat tersebut akan menjadi stimulus untuk masyarakat yang menggunakan layanan jasa penerbangan saat pulang kampung.


"Pemberian diskon harga tiket pesawat dan kereta pada momen libur Lebaran 2025 dapat membantu menggerakkan perekonomian daerah dan nasional," kata Ali.

Program mudik gratis yang diselenggarakan BUMN dan BUMD dengan menggunakan armada bus dan kapal laut, kata Ali, juga sangat menguntungkan pemudik di tengah kondisi ekonomi yang sedang tidak baik ini.

Di sisi lain, Ali melihat janji kampanye Prabowo benar-benar ditunaikan. Misalnya dalam mencapai swasembada pangan dengan menargetkan penyerapan tiga juta ton gabah setara beras hingga April 2025,

Kebijakan lainnya adalah membuka satu juta hektare lahan, melakukan intensifikasi pertanian modern di Jawa kemudian membentuk brigade petani

"Sehingga diharapkan bisa menarik generasi milenial, generasi Z menjadi petani dengan teknologi modern," kata Ali.





Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya