Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri/Ist

Politik

Singgung Batas Kesabaran

Jokowi Sedang Merasa Tertekan

MINGGU, 16 MARET 2025 | 19:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketegangan antara PDIP dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) semakin meruncing. Setelah dituding mengirim utusan agar tidak dipecat PDIP, Jokowi berang hingga menyinggung soal batas kesabaran.

Bacaan analis komunikasi politik Hendri Satrio, ada sisi emosional yang mulai terlihat nyata dari sosok Jokowi. Diksi Jokowi yang menyinggung soal batas kesabaran seakan menjadi luapan emosi yang selama ini terpendam.

"Pak Jokowi menyampaikan, 'saya sudah habis kesabaran' dan menurut saya sih wajar juga kalau dia merasa tertekan," kata Hensat, sapaan akrabnya, seperti dikutip redaksi lewat kanal YouTube, Minggu 16 Maret 2025.


Hensat menekankan, pentingnya menjaga posisi Jokowi sebagai presiden ke-7 yang telah memimpin Indonesia selama 10 tahun. Ia mengimbau agar masyarakat tetap menghormati mantan kepala negara demi menjaga marwah demokrasi.

"Jangan sampai hukum tercampur dengan politik. Yang kedua, jangan sampai hukum mengikuti selera politik," kata Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu.

"Sebab bila hukum mengikuti selera politik, maka aparat hukumnya berpolitik. Kalau para tokohnya berpolitik, enggak ada salah juga karena demi kedudukannya, demi kekuasaannya," pungkas Hensat.

Tudingan bahwa ada utusan khusus yang dikirim ke PDIP untuk tidak memecat Jokowi sebagai kader banteng sebelumnya dilontarkan politisi PDIP, Deddy Sitorus.

Anggota DPR ini mengungkap, ada permintaan khusus yang pernah dilayangkan kepada PDIP, sehingga memperkuat kasus Hasto sebagai politisasi hukum.

"Sekitar tanggal 14 Desember, ada utusan yang menemui kami, memberitahu bahwa Sekjen (Hasto) harus mundur, lalu jangan pecat Jokowi, dan ada sekitar 9 orang dari PDIP yang ditarget kepolisian dan KPK," jelas Deddy, Rabu 12 Maret 2025.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya