Berita

Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PAN, Arisal Aziz/Ist

Politik

Legislator PAN Minta Puluhan Napi yang Kabur dari Lapas Aceh Cepat Ditangkap Lagi

SABTU, 15 MARET 2025 | 18:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) meminta agar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) IIB Kutacane, Aceh Tenggara, segera menangkap puluhan narapidana yang kabur sebelum Lebaran 2025. Pasalnya, jika tidak ditangkap, para warga binaan tersebut sangat berbahaya.

“Napi yang kabur belum tertangkap kembali sangat mengkhawatirkan bisa dimanfaatkan pihak-pihak yang ingin membuat situasi keamanan tidak kondusif,” ujar Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PAN, Arisal Aziz dalam keterangannya, Jumat 15 Maret 2025.

Arisa menjelaskan, akar permasalahan kaburnya para napi di Lapas IIB Kutacane, Aceh yaitu kelebihan kapasitas, konsumsi makanan, dan tidak adanya bilik asmara, yang memang dialami oleh seluruh Lapas di Seluruh Indonesia.


“Jadi, tidak hanya dialami Lapas Kutacane saja,” ujarnya.

Arisal mengungkapkan, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XIII dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS) pada 10 Februari 2025, juga telah dibahas 531 Lapas/Rutan di seluruh Indonesia yang mengalami overcrowded.

Tak hanya itu, permasalahan bilik asmara di Lapas juga turut menjadi pembahasan, karena selama ini tidak pernah ada di Lapas dan termasuk program baru bagi Dirjen Pemasyarakatan.

“Aku sebagai anggota Komisi XIII akan mendukung penuh seluruh Program Dirjen Pemasyarakatan untuk mengatasi semua permasalahan di lapas-lapas,” pungkas Legislator Dapil Sumatera Barat II ini.

Sebelumnya, sebanyak 52 tahanan Narapidana Lembaga Pemasyarakatan IIB Kutacane, Aceh Tenggara, Aceh, melarikan diri. Para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang melarikan diri sebagian besar kasus narkotika.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, mengatakan jumlah penjaga di lapas saat terjadi peristiwa hanya 6 orang. Selain itu kapasitas lapas hanya 100 orang, namun diisi mencapai 368 orang.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya