Berita

Papua Global Spices/Ist

Bisnis

BRI Boyong UMKM Papua Global Spices ke Pasar Internasional

JUMAT, 14 MARET 2025 | 14:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Satu lagi UMKM binaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berhasil menembus pasar internasional. 

Kali ini Papua Global Spices yang berasal dari Fakfak, Papua Barat, sukses menembus pasar internasional melalui berbagai pameran dan program pemberdayaan yang diinisiasi oleh BRI.  

Papua Global Spices secara aktif ikut serta dalam berbagai acara nasional maupun internasional yang banyak didukung oleh BRI. Melalui pameran-pameran tersebut, mereka mendapatkan akses ke calon pembeli baru yang berpotensi meningkatkan skala usahanya. 


"Kami sangat bersyukur atas kesempatan ini. Dengan dukungan dari BRI, kami bisa memperkenalkan produk rempah khas Indonesia ke pasar global. Ini menjadi langkah besar bagi kami untuk terus berkembang," ujar perwakilan Papua Global Spices.

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari menyatakan bahwa pencapaian Papua Global Spices menunjukkan potensi besar pengusaha usaha kecil Indonesia untuk bersaing di tingkat internasional.

"Keberhasilan UMKM dalam menembus pasar global menunjukkan bahwa pengusaha usaha kecil Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat internasional. BRI akan terus memberikan dukungan, baik dalam hal permodalan maupun pembinaan, agar semakin banyak UMKM yang dapat naik kelas,” ujarnya.

Sebagai agent of development, BRI tidak hanya menyediakan akses permodalan bagi pengusaha UMKM, tetapi juga ekosistem pemberdayaan yang komprehensif, seperti program Klasterku Hidupku, Rumah BUMN, dan LinkUMKM. 

Hingga akhir 2024 BRI telah membina lebih dari 38.574 klaster usaha, menjangkau lebih dari 433 ribu pengusaha UMKM melalui 54 Rumah BUMN, serta menghubungkan 10,6 juta user dalam platform LinkUMKM.

Selain itu, melalui Holding Ultra Mikro yang terdiri dari BRI, Pegadaian, dan PNM, layanan keuangan yang terintegrasi mampu melayani lebih dari 183 juta nasabah simpanan dan 35,9 juta debitur dengan total penyaluran kredit mencapai Rp626,6 triliun.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya