Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/Ist

Bisnis

Menko Airlangga Luncurkan Program Belanja di Indonesia Aja

Target Transaksi Rp36,3 Triliun
JUMAT, 14 MARET 2025 | 23:43 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemerintah terus mendorong sejumlah program untuk menjaga daya beli masyarakat, terlebih dalam menghadapi momen Ramadan, Nyepi, dan Idulfitri pada tahun ini.

Hal tersebut lantaran pasar domestik Indonesia yang besar juga telah menjadi daya tarik bagi negara lain, termasuk Vietnam.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Vietnam menjadikan Indonesia sebagai mitra strategis dan peningkatan perdagangan antar kedua negara terus diupayakan.


"Memang kalau kita lihat, pasar domestik kita besar. Kita ini negara 1,3 triliun dolar AS dan domestik marketnya 52 persen. Sehingga inilah pasar yang harus terus dijaga daya belinya," kata Menko Airlangga dalam peluncuran Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran 2025 yang digelar secara hybrid dan serentak dilakukan di seluruh Indonesia, Jumat 14 Maret 2025.

Lebih lanjut Menko Airlangga menjelaskan bahwa dalam menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan, Nyepi, dan Idulfitri 2025 juga didukung dengan pemberian THR dan gaji ke-13 bagi ASN, TNI, Polri, Hakim, pensiunan, serta karyawan swasta, BUMN, dan BUMD.

Selain itu, pengemudi dan kurir online juga akan menerima bonus hari raya berdasarkan kinerja.

Untuk mendukung mobilitas masyarakat, Pemerintah juga telah memberikan diskon tiket pesawat domestik hingga 14 persen melalui insentif PPN DTP, serta diskon tarif tol 20 persen di jalur mudik utama. 

Program lainnya mencakup Pariwisata Mudik Lebaran bersama BUMN dan Operasi Pasar guna menstabilkan harga pangan.

Program BINA sendiri diinisiasi tidak hanya untuk meningkatkan daya beli masyarakat, tetapi juga untuk mempromosikan produk lokal, dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Program BINA akan mendukung program belanja nasional pada setiap triwulan di tahun 2025 yakni BINA Lebaran pada Q1 yakni tanggal 14-30 Maret 2025, BINA Back to School pada Q2, BINA Merdeka 17 Agustus pada Q3, dan BINA Discount End of Year pada Q4.

"Diskonnya sampai 70 persen. Nah ini diharapkan ini bisa mendorong masyarakat untuk terus belanja," kata Menko Airlangga.

Program BINA Lebaran 2025 akan berlangsung selama 17 hari dan diikuti tidak kurang dari 80.000 gerai ritel di 402 pusat perbelanjaan, stasiun, dan bandara, dengan target transaksi sebesar Rp36,3 triliun. 

Menko Airlangga mengatakan, ini juga merupakan momentum untuk mendorong Jakarta dan daerah lain agar menjadi tujuan wisata berbasis event.

"Saya berharap bahwa Indonesia punya resiliensi, daya tahan, karena kita punya kemampuan di dalam negeri. Dan tentu event-event belanja di dalam negeri kalau bisa juga menjadi tujuan pariwisata internasional, minimal ASEAN," kata Menko Airlangga.

Kemudian Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa mal Indonesia, khususnya Jakarta, sudah termasuk lebih baik dibandingkan negara lain salah satunya karena pendapatan per kapita Jakarta mencapai 22.000 dolar AS.

Selanjutnya, Menko Airlangga juga menegaskan bahwa Indonesia menawarkan petualangan berbelanja dan petualangan kuliner yang tidak kalah dengan negara lain.

"Mal ini harus disiapkan juga untuk brand lokal dan posisinya jangan di pojok, jangan di atas, atau jangan di bawah. Di main route-nya, di distrik utamanya. Karena memang yang kita sudah lihat yang nama lokal, nama tokonya lokal, tetapi yang untuk barang lokalnya belum masuk main route," pungkas Menko Airlangga.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya