Berita

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiqmenyerahkan penganugerahan PROPER kepada Aqua/Net

Bisnis

Kembali Raih PROPER Emas dan Hijau 2024, Aqua Perkuat Kelembagaan Kelompok Tani

JUMAT, 14 MARET 2025 | 12:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL.  Penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), berhasil disabet oleh Aqua. 

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq yang menyerahkan penganugerahan PROPER kepada Aqua pada akhir Februari lalu di Jakarta, mengatakan, bahwa penghargaan diberikan kepada Aqua atas upaya yang konsisten dalam pengelolaan lingkungan dan pengembangan masyarakat secara berkelanjutan.

PROPER bertujuan untuk mendorong kinerja serta inovasi perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup. 


Menteri Hanif menerangkan bahwa  PROPER telah berperan dalam meningkatkan kepatuhan industri terhadap regulasi lingkungan serta mendorong penerapan praktik bisnis berkelanjutan. 

“Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja lingkungan serta menjadi contoh bagi industri yang lain,” kata Hanif Faisol, dalam pernyataannya baru-baru ini di Jakarta dikutip Jumat 14 Maret 2025. 

Sebanyak 4.495 perusahaan berpartisipasi pada penghargaan PROPER. Aqua menjadi satu-satunya perusahaan Fast Moving Consumer Goods (FMCG) yang meraih peringkat Emas pada penghargaan PROPER selama tujuh tahun berturut-turut, serta berhasil meraih 9 peringkat Hijau.

Karyanto Wibowo, Senior Director Public Affairs and Sustainability Danone Indonesia menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bukti nyata dari komitmen keberlanjutan yang tercermin dalam Danone Impact Journey (DIJ).

"Kami percaya bahwa setiap individu memiliki tanggung jawab besar terhadap alam dan komunitas. Kami berkomitmen untuk dapat mengembalikan lebih banyak air ke alam dan masyarakat daripada yang kami gunakan. Inisiatif yang kami lakukan ini melibatkan pengelolaan sumber daya air secara terpadu dari hulu ke hilir, dan membantu memperkuat tata kelola air lokal," ujarnya. 

Di hulu, Aqua melakukan penanaman 2,5 juta pohon, pembuatan 20 ribu rorak atau lubang resapan air, 2.300 sumur resapan, dan 110 instalasi pemanen air hujan. 

Di tengah dan hilir, Aqua mengembangkan Program Pertanian Regeneratif yang memperhatikan ekosistem alami dan siklus air. 

Program ini dimulai dengan pelatihan kelompok tani untuk mengelola lahan sesuai prinsip regeneratif, termasuk pembuatan pupuk dan pestisida organik.

Langkah selanjutnya adalah membangun tata kelola pertanian yang lebih efisien dalam penggunaan air dan pengurangan bahan kimia, serta memperkuat kelembagaan kelompok tani. 

"Aqua juga mendorong terbentuknya kelompok tani dengan mendukung tersedianya infrastruktur dan akses pemasaran" tambah Karyanto. 

Untuk memastikan panen terserap dengan baik, Aqua menciptakan merk beras ORISA dan merk lokal seperti Beras Alami di Klaten, Beras Si OM di Subang, Beras Gumiasih di Mambal dan Beras Sun Rice of Java di Banyuwangi.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya