Berita

Ketua MKD DPR RI, Nazaruddin Dek Gam/Istimewa

Politik

Soal Olok-olok Partai Gelora, MKD Sudah Periksa Pelapor Mardani

JUMAT, 14 MARET 2025 | 05:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Ketua BKSAP DPR RI, Mardani Ali Sera, telah ditanggapi Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI dengan memeriksa pihak Pelapor, yakni Eneng Ika Haryati.

"Pada hari ini, MKD telah melakukan pemeriksaan terhadap Eneng Ika Haryati sebagai pengadu atas dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Mardani Ali Sera, dalam bentuk dugaan penghinaan terhadap Partai Gelora," ujar Ketua MKD, Nazaruddin Dek Gam, kepada wartawan, Kamis 13 Maret 2025.

Dek Gam menambahkan, usai memeriksa Pelapor, MKD juga akan segera memanggil Mardani Ali Sera. Sebab, Mardani juga perlu mengklarifikasi pelaporan itu.


"Iya pasti dong. Belum (ada tanggal pastinya), minggu depan mau kita putuskan tanggal berapa," terangnya.

Namun terkait hasil klarifikasi, Dek Gam belum bisa menjelaskannya. Karena masih bersifat rahasia.

"Hasil pemeriksaan enggak boleh dibocorkan dulu," sebut Dek Gam.

Sebelumnya, politikus PKS, Mardani Ali Sera, dilaporkan ke MKD DPR RI oleh simpatisan Partai Gelora, Eneng Ika Haryati. Mardani dilaporkan lantaran dianggap mengolok-olok Partai Gelora.

Ika mempermasalahkan pernyataan Mardani dalam acara "Silaturahmi Nasional BKSAP dengan Ormas dan Lembaga Kemanusiaan Peduli Palestina" pada Selasa 21 Januari 2025. Mardani diketahui sempat menyinggung Partai Gelora di momen diskusi terkait Palestina.

Saat itu, perwakilan dari Pusat Dokumentasi Islam Indonesia atau Pusdok Tamadun, Hadi Nur Rahmat, memaparkan capaian pihaknya untuk membantu Palestina.

"Sudah mengumpulkan 280 ribu koleksi perjuangan Indonesia-Palestina. Dan alhamdulillah, kami sudah mengumpulkan ini selama 19 tahun. Dan kami sudah kerja sama dengan berbagai fraksi partai dengan Gerindra, termasuk dengan PDIP, dengan PKS, Gelora, dan sebagainya," ujar Hadi.

"PKS jangan deketin ke Gelora, hahaha.... Bercanda bercanda, hahaha...," kelakar Mardani menimpali pernyataan Hadi.

Atas komentar tersebut, Mardani pun dilaporkan ke MKD DPR RI.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya