Berita

Ilustrasi gas elpiji 3 kilogram/RMOLSumsel

Nusantara

Banjir di Muratara Bikin Gas LPG 3 Kg Meroket hingga Rp50 Ribu

JUMAT, 14 MARET 2025 | 01:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Banjir yang melanda Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, selama hampir dua minggu tidak hanya merendam permukiman, tetapi juga menutup akses jalan.

Akibatnya, harga gas elpiji 3 kilogram di Desa Pauh dan Pauh I melonjak drastis. Kenaikannya bahkan mencapai Rp50 ribu per tabung.  

Warga setempat, Harmoko (28) mengungkapkan, gas elpiji sempat langka karena warga tidak bisa keluar desa untuk membeli kebutuhan pokok. Kini, meskipun stok sudah tersedia, harganya masih jauh lebih tinggi dibandingkan harga normal sekitar Rp35 ribu per tabung.  


"Kalau sekarang gas sudah ada, tapi harganya masih mahal, sekitar Rp45 ribu sampai Rp50 ribu. Meskipun mahal, tetap harus beli karena ini kebutuhan sehari-hari," ujarnya, dikutip RMOLSumsel, Kamis 13 Maret 2025. 

Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Bupati Muratara Junius Wahyudi menyatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Koperasi (Disperindagkop) Muratara untuk mencari solusi atas kelangkaan dan kenaikan harga gas elpiji.  

"Kami prihatin dengan kondisi masyarakat yang terdampak banjir dan kesulitan mendapatkan gas elpiji dengan harga wajar. Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah mengadakan bazar murah untuk menyediakan gas dengan harga terjangkau," kata Junius.  

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera mencari solusi terbaik agar masyarakat tidak semakin terbebani akibat bencana yang terjadi. 

"Kita lihat nanti bagaimana realisasinya, yang jelas koordinasi akan dilakukan untuk mengatasi kesulitan warga," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Kejagung Periksa 6 Saksi Kasus Korupsi BGN

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:12

Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, Harus Dicegah dan Diusut

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:00

Bung Karno Sang Orator

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:38

Tangis Megawati Pecah saat Wajah Bung Karno Muncul di Langit Gelora Bung Tomo

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:20

Jangan Takut, tapi Tetap Waspada soal Isu Rusuh Agustus Jilid II

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:07

15 Saksi Dugaan Penyalahgunaan Pelimpahan Nomor Porsi Haji 2026 Diperiksa

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:33

Tim Hukum Hukum Ungkap 30 Pelanggaran Penanganan Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:20

DSI Resmi Beroperasi, Ini Jajaran Direksi dan Komisarisnya

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:02

Soekarno Cup 2026 Libatkan 400 Talenta Muda

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:31

Mustahil Sjafrie Larang Mahasiswi Unhan Berjilbab

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya