Berita

Tim gabungan Satpol PP, Koramil, dan Polisi menggelar Giat Operasi Bina Tertib Praja bulan Ramadan tahun 2025 dengan merazia sejumlah tempat-tempat yang masih nekat menjual minuman alkohol pada Kamis, 13 Maret 2025 malam/Istimewa

Nusantara

Satpol PP Tebet Amankan Ratusan Botol Miras dari 3 Toko yang Nekat Jualan di Tengah Ramadan

JUMAT, 14 MARET 2025 | 01:36 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Satpol PP Tebet menggelar Giat Operasi Bina Tertib Praja Bulan Ramadan Tahun 2025 dengan merazia sejumlah tempat yang masih nekat menjual minuman alkohol pada Kamis malam, 13 Maret 2025.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Perda 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum; Pergub 187 Tahun 2014 tentang Pengendalian dan Pengawasan Terhadap Penjualan Minuman Beralkohol; Instruksi Kasatpol PP Provinsi DKI Jakarta Nomor e-0011 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Operasi Bina Tertib Praja Bulan Ramadhan 1446 H di Wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Termasuk menjalankan Surat Tugas Plh. Kasatpol PP Kota Adm. Jakarta Selatan Nomor: 540/AT.13.00 tentang Pelaksanaan Tugas Kegiatan Penertiban dan Penindakan dalam Rangka Operasi Bina Tertib Praja Bulan Ramadhan 1446 H di wilayah Kota Administrasi Jakarta Selatan.


"Malam ini kami mulai merazia lokasi-lokasi yang menjual minuman alkohol dengan mengerahkan Satpol PP Tebet 15 personel, Satpol PP Kelurahan tujuh personel, Koramil lima personel, Polsek lima personel, dan unsur Relawan Masyarakat Peduli Trantibum (MPT) lima personel," kata Camat Tebet, Dyan Erlangga, Kamis 13 Maret 2025.

Tim gabungan langsung menyusuri tiga lokasi, di Jl. Regency Tebet Mas 3, Kel. Tebet Timur (Bir Mas), Jl. Manggarai Selatan, dan Jl. Tebet Raya.

Untuk lokasi Bir Mas, petugas menyita 198 botol miras yang terdiri dari Rajawali Prost 48 kaleng, Singaraja 12, Soju 5 kaleng, Aksen 24 kaleng, Madja 3 kaleng, Kaltenbreg 2, Craft bear 7 kaleng, Anggur OT 1, Anggur buah kuda mas 95 botol, Jägermeister 1 botol, Red Label 1 botol, Manta Whisky 1 botol.

Sementara di Jl. Tebet Raya, Jl. Tebet Raya I disita Rajawali 5 botol, anggur ginseng 1 botol, Intisari anggur ginseng 1 botol dengan jumlah total 7 botol. 

Lalu di Jl. Manggarai Selatan, ditemukan Anggur Buah Kuda Mas 24 botol, Anggur Merah Fortifikasi 1 botol, Frost 1 botol, Ameraja 3 botol, Anggur Merah Kawa Kawa 1 botol, Anggur Merah Arcadia Black Pink 4 botol, Singaraja 1 botol, Anker Bir 2 botol dengan total jumlah 37 botol.

Total, ada 242 botol yang kini diamankan di gudang kantor Kecamatan Tebet.

Dyan memastikan giat ini akan terus dilaksanakan sebagai wujud komitmen dalam memerangi peredaran miras.

"Malam ini, kita akan terus melanjutkan giat ini," kata Dyan.

Di sisi lain, Plt Kasatpol PP Tebet, Ivand Sigiro, mengimbau kepada para warga untuk tidak mengonsumsi minuman keras.

"Jauhi miras, terutama para orang tua tolong perhatikan anaknya. Karena dari miras ini bisa timbul masalah baru, tawuran, dan lainnya. Tolong sekali lagi," imbau Ivand.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya