Berita

Ketua Komisi IV DPR, Siti Hediati Hariyadi Soeharto/RMOL

Politik

Naskah Akademik Revisi UU Pangan Dibahas Tertutup

RABU, 12 MARET 2025 | 20:52 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Hari ini Komisi IV DPR dan Badan Keahlian Setjen DPR membahas progres naskah akademik revisi UU Pangan secara tertutup di gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Ketua Komisi IV DPR, Siti Hediati Hariyadi Soeharto menuturkan, pembahasan itu penting dilakukan agar ke depan UU Pangan bisa disesuaikan dengan situasi saat ini.

"Ini penting direvisi pokoknya, harus sesuai dengan kondisi dan kebutuhan saat ini," kata sosok yang akrab disapa Titiek Soeharto ini kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu, 12 Maret 2025.


Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra ini berharap, UU Pangan yang baru bisa lebih melindungi petani dan masyarakat. Lebih jauh, UU ini bisa menyukseskan program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.

Dalam naskah akademik revisi UU Pangan ini, ia menyebut akan memperkuat fungsi Bulog dan mendorong swasembada pangan.

"Fungsi bulog kalau bisa dikembalikan ke masa keberhasilan Bulog waktu dulu. Pokoknya dibenahi distribusi pupuk, penyerapan beras, gabah, dan sebagainya. Semua harus masuk di situ (naskah akademik)," tutupnya.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya