Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Bursa Eropa Jatuh ke Level Terendah, Saham Lufthansa Ambles 5 Persen

RABU, 12 MARET 2025 | 08:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa tersungkur ke level terendah dalam lebih dari sebulan. Pasar khawatir akan kebijakan perdagangan Amerika Serikat (AS) yang dinilai tak menentu. 

Dikutip dari Reuters, indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup anjlok 1,7 persen atau 9,31 poin menjadi 536,89, pada penutupan perdagangan Selasa 1 Maret 2025 waktu setempat.

Sektor otomotif dan suku cadang Eropa merosot 1,9 persen. 


Presiden Donald Trump menggandakan tarif impor produk baja dan aluminium dari Kanada menjadi 50 persen. Namun sesaat kemudian ia mencabut sendiri keputusan tersebut. 

Trump juga mengancam akan mengenakan tarif lebih tinggi pada mobil yang masuk ke Amerika bulan depan, jika tarif lain tidak dicabut oleh Kanada.

Kebijakan tak menentu ini membuat pasar cemas. 

Indeks DAX Jerman jatuh 1,29 persen atau 292,17 poin menjadi 22.328,77. 

FTSE 100 Inggris kehilangan 1,21 persen atau 104,23 poin menjadi 8.495,99.

CAC Prancis berkurang 1,31 persen atau 105,69 poin jadi 7.941,91.

Saham travel and leisure rontok. IAG jatuh 6,1 persen, Lufthansa menyusut 5,3 persen. Sedangkan Entain turun 2,6 perseb, setelah maskapai Amerika, Delta Airlines, menurunkan estimasi laba kuartalannya karena ketidakpastian ekonomi AS.

Fokus investor juga tetap tertuju pada berita politik dari Jerman dengan rencana stimulus fiskalnya yang menemui rintangan, setelah Partai Hijau meneruskan proposal saingan, Senin.

Indeks kedirgantaraan dan pertahanan di seluruh kawasan Eropa naik 0,8 persen.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya