Berita

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi saat Rapat Koordinasi bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian/Istimewa

Politik

Koperasi Desa Merah Putih Solusi Atasi Ketimpangan

RABU, 12 MARET 2025 | 04:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Koperasi terus mematangkan rencana pembentukan Koperasi Desa (Kop Des) Merah Putih dengan melibatkan secara langsung peran aktif dari para kepala desa yang tergabung dalam wadah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi). 

Maka dari itu komunikasi dengan APDESI terus dilakukan agar semua perangkat desa memiliki visi yang sama dengan pemerintah pusat dalam upaya mewujudkan Kop Des Merah Putih tersebut.

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi mengatakan, Kop Des ini bakal menjadi momentum strategis untuk melakukan revolusi terhadap perekonomian di pedesaan. Dengan begitu kesejahteraan hingga ketimpangan ekonomi yang banyak terjadi di pedesaan dapat teratasi.


"Koperasi Desa bisa mengakselerasi program pembangunan di desa sehingga ini menjadi lompatan baru dan menjadi cara baru untuk merevolusi ekonomi di desa," kata Budi Arie saat Rapat Koordinasi bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan APDESI di kantor Kemenkop, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa 11 Maret 2025.

Menkop memastikan Kop Des Merah Putih ini akan menjadi solusi bagi segala permasalahan di desa, khususnya soal kemiskinan dan ketimpangan ekonomi. 

Bahkan Kop Des Merah Putih dapat menjadi agregator bagi hasil produksi dari petani saat musim panen raya sehingga dapat membantu menjaga ketahanan pangan negara yang dimulai dari desa.

Lanjut Budi Arie, Kop Des Merah Putih akan menjadi solusi bagi permasalahan tengkulak yang kerap memainkan harga sehingga merugikan produsen maupun konsumen. Melalui peran aktif koperasi, dia optimistis keadilan ekonomi di masyarakat akan terwujud.

Di sisi lain, Menkop memastikan keberadaan Kop Des Merah Putih tidak akan mematikan atau menggantikan koperasi ataupun Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang ada hingga saat ini. 

"Bumdes kami pastikan masih tetap ada, Kop Des ini menjadi semangat baru karena skemanya baru terutama dari segi model bisnisnya. Koperasi menjadi instrumen pemerataan ekonomi khususnya ekonomi rakyat," tandas Budi Arie.

Di tempat yang sama Mendagri Tito Karnavian menambahkan, adanya penolakan pembentukan Kop Des Merah Putih dari beberapa Kepala Desa karena adanya miskomunikasi. 

Demi memastikan pembentukan Kop Des Merah Putih berjalan dengan baik di tingkat desa, Mendagri akan mengeluarkan Surat Edaran agar seluruh unsur di tingkat desa dapat memberikan dukungan maksimal karena keberadaan koperasi ini justru akan menguntungkan desa. 

Surat Edaran tersebut juga akan memuat poin-poin pengawasan yang melibatkan peran aktif dari seluruh unsur aparat di desa. Selain itu, Mendagri menambahkan, perlu dibuat Instruksi Presiden (Inpres) terkait Kop Des Merah Putih agar para Kementerian/Lembaga juga mengetahui tugasnya masing-masing.

"Koperasi ini akan membuat desa lebih maju dan ini merupakan sebuah lompatan luar biasa dari Presiden Prabowo untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,” ucap Mendagri.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya