Berita

Anggota Komisi VI DPR RI Rieke Diah Pitaloka (kedua dari kiri)/RMOL

Politik

Legislator PDIP Soroti Kasus Proyek Digitalisasi Pertamina-Telkom

RABU, 12 MARET 2025 | 00:34 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggota Komisi VI DPR RI Rieke Diah Pitaloka menyoroti kasus proyek digitalisasi antara Pertamina dan Telkom yang dilakukan pada 2018-2023.

Proyek tersebut disorot Rieke karena menelan biaya yang cukup fantastis, mencapai Rp3,6 triliun.

"Tujuan digitalisasi untuk kendalikan subsidi dan kompensasi pemerintah untuk BBM (pertalite, biosolar)," kata Rieke dalam rapat kerja bersama PT Pertamina di Gedung Nusantara I, Komplek DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa, 11 Maret 2025.


Legislator dari Fraksi PDIP ini menambahkan, berdasarkan penelusurannya, dalam proyek investasi digital selama 5 tahun, Pertamina membayar Rp15,25/liter BBM. Di mana Rp14,75 jadi keuntungan Pertamina.

"Jangan dilihat per liternya 15 perak. Tapi ini disinyalir semenjak MyPertamina, margin SPBU yang tadinya Rp230/liter jadi Rp200/liter," tuturnya.

Rieke pun meminta Dirut PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri agar membenahi sistem digitalisasi tersebut.

"Benahi digitalisasi PT Pertamina, terbukti sistem yang digunakan tidak berdampak pada subsidi tepat sasaran, dan buka ruang permainan harga," katanya.

"Jelaskan ke mana mengalirnya margin Rp14,75/liter (pada) 2018-2023. (Kami) Mendukung Kejaksaan Agung dan KPK bongkar tuntas, karena digitalisasi menjadi instrumen penting tata kelola BBM tepat sasaran," tutupnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya