Berita

Program SERAMBI: Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri 2025/Ist

Bisnis

Lewat SERAMBI, bank bjb Buka Layanana Tukar Uang Menyambut Lebaran

SELASA, 11 MARET 2025 | 09:07 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Layanan penukaran uang tunai sudah dibuka bank bjb bersama Bank Indonesia dan lembaga jasa keuangan lain dalam menyambut bulan Ramadan dan Idulfitri 1446 Hijriah.

Layanan ini dibuka guna menjawab kebutuhan uang yang biasanya meningkat signifikan selama Ramadan dan menjelang Lebaran, baik untuk keperluan belanja, membayar THR, atau memberikan uang saku kepada anak-anak, hingga saudara terdekat.

"Kami bersama BI berkomitmen memastikan ketersediaan uang Rupiah yang layak edar dan aman bagi masyarakat," kata Corporate Secretary bank bjb, Ayi Subarna, Selasa, 11 Maret 2025.


Sebagai bentuk dukungan terhadap program Bank Indonesia, Direktur Operasional bank bjb, Tedi Setiawan turut hadir dalam kick off Program "SERAMBI: Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri" 2025, pada Rabu 5 Maret 2025 di Lobby Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bandung.

Program ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat melakukan penukaran uang. Layanan penukaran uang tersebut dapat diakses melalui aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR) milik Bank Indonesia.

Nantinya, bank bjb juga menyediakan layanan mobil kas keliling yang akan beroperasi di berbagai lokasi strategis. Layanan ini dirancang untuk menjangkau masyarakat yang mungkin kesulitan mengakses kantor bank.

Dengan adanya mobil kas keliling, bank bjb ingin memastikan bahwa semua lapisan masyarakat, termasuk yang berada di daerah terpencil, dapat menikmati layanan penukaran uang dengan mudah dan nyaman.

Selain menyediakan layanan penukaran uang, bank bjb juga aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya melakukan transaksi keuangan melalui saluran resmi. Hal ini bertujuan untuk menghindari potensi penipuan atau peredaran uang palsu.

"Masyarakat diimbau selalu menukar uang di lembaga resmi yang diawasi oleh Bank Indonesia, seperti bank bjb, guna memastikan keamanan dan keaslian uang yang diterima," jelas Ayi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya