Berita

Anggota Komisi VI DPR Fraksi PAN Nasril Bahar/Ist

Politik

Legislator PAN Ungkap Ada Perang Mafia di Tubuh Pertamina

SELASA, 11 MARET 2025 | 17:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Isu BBM oplosan atau blending yang beredar di tengah masyarakat membuat nama baik Pertamina hancur.

Anggota Komisi VI DPR Nasril Bahar menuturkan bahwa isu tersebut diangkat agar Pertamina ini terkesan zalim padahal belum tentu.

“Isu diangkat oplos blending di tengah-tengah masyarakat sehingga membentuk opini masyarakat bahwa Pertamina ini jahat, pertama ini zalim kepada rakyat belum tentu saya berada di pihak Pertamina hari ini,” kata Nasril dalam rapat kerja bersama Pertamina, di Gedung Nusantara I, Kompleks DPR, Senayan, Selasa, 11 Maret 2025.


Menurutnya, Pertamina belum tentu bersalah dalam kasus yang tengah digarap Kejagung tersebut, tapi merupakan perang terhadap mafia yang ada di Pertamina.

“Belum tentu Pertamina yang berbuat itu atas nama institusi korporasi Pertamina. Ini perang mafia yang ada di tubuh orang-orang yang ada di sekitar Pertamina tadi,” ujarnya.

Indikasinya, lanjut politikus PAN itu, adanya Petral di tubuh Pertamina yang masih beroperasi. sehingga membuat Pertamina selama ini di bawah kendali para mafia migas tersebut.

“Kenapa Petral itu belum bubar dari Pertamina. Sehingga ini dibungkus siluman-siluman bergentayangan, hadirlah Simon Aloysius Mantiri hari ini di Pertamina bergetar,” ungkap Nasril disambut tepuk tangan anggota dewan.

“Semoga cita-cita Jokowi waktu itu untuk memberangus petral mungkin di tangan Pak Simon ini akan terberangus petral itu bergetar itu Pertamina,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya