Berita

Dugaan desain jersey Liverpool musim depan yang kembali disokong adidas/Net

Sepak Bola

Tinggalkan Nike, Musim Depan Liverpool Beralih Disokong Adidas

SELASA, 11 MARET 2025 | 03:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Desain jersey Liverpool musim depan hanya berubah. Pihak penyokong perlengkapan itu pun mengalami pergantian.

Dikutip situs resmi klub, Senin 10 Maret 2025, apparel asal Jerman adidas menjadi minta terbaru Liverpool. Perusahaan berlogo tiga strip itu akan digunakan untuk seluruh perlengkapan tim pria, wanita, akademi, dan staf LFC Foundation.

Durasi kerja sama ini disebutkan cukup panjang, meski besaran nilai kontraknya tidak diungkap. Namun menurut The Times, Liverpool mendapat lebih dari 60 juta poundsterling. Nantinya angka itu bisa lebih besar tergantung dari hasil penjualan dan prestasi tim.


"Semua orang di klub sangat gembira menyambut kembalinya adidas ke keluarga LFC. Kami telah menikmati kesuksesan luar biasa bersama di masa lalu dan memberikan beberapa perlengkapan LFC paling ikonik sepanjang masa," ujar CEO LFC Billy Hogan.

"Adidas dan Liverpool memiliki ambisi yang sama untuk meraih kesuksesan dan kami sangat gembira dapat bermitra lagi karena kami berharap dapat menciptakan lebih banyak perlengkapan luar biasa untuk membantu meningkatkan performa di lapangan. Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Nike atas dukungan mereka selama lima tahun terakhir dan mendoakan yang terbaik bagi mereka di masa mendatang," imbuhnya.

Adidas bukanlah nama baru bagi Liverpool. Ini merupakan kali ketiga The Reds disponsori adidas, setelah 1985-1996 dan 2006-2012. Usai kerjasama terakhir dengan adidas tuntas, Liverpool disokong Warriors, New Balance, dan Nike.

Adapun kontrak Nike masih berlaku sampai 31 Juli 2025. Sehingga Liverpool masih akan mengenakan jersey lamanya saat berlaga di tur pramusim, yang rencananya digelar di Jepang dan Singapura.

Sehingga, Liverpool baru resmi menggunakan adidas mulai 1 Agustus 2025.

"Kami senang sekali Liverpool dan adidas bisa bekerjasama lagi. Ini adalah salah satu klub terbesar dan ikonik di dunia sepak bola, dengan fans yang luar biasa banyak," kata CEO Adidas Bjornn Gulden.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya