Berita

Dubes RI Madrid, Muhammad Najib makan malam bersama ketua ASEAN di Restoran Vietnam di Madrid pada Senin, 10 Maret 2025/Repro

Dunia

Kurangi Ketergantungan pada AS, Uni Eropa Mulai Lirik ASEAN

SENIN, 10 MARET 2025 | 23:46 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Duta Besar Republik Indonesia untuk Spanyol, Muhammad Najib, menyampaikan bahwa negara-negara Uni Eropa, termasuk Spanyol, kini semakin menaruh perhatian pada kawasan ASEAN dalam berbagai aspek kerja sama, baik ekonomi maupun pertahanan. 

Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah acara makan malam di restoran Vietnam di Madrid, yang dihadiri oleh para duta besar negara-negara ASEAN serta pejabat dari Kementerian Luar Negeri Spanyol, pada Senin, 10 Maret 2025. 

Dikatakan Dubes Najib dirinya hadir ke acara tersebut untuk menerima serah terima jabatan ketua para Dubes ASEAN yang ada di Spanyol. 


"Serah terima pimpinan dari Vietnam ke Indonesia baru saja dilakukan," ujar Dubes Najib dalam video yang diunggah di Kanal YouTube Wisma RI Madrid. 

Selain serah terima jabatan, pertemuan ini juga menjadi kesempatan untuk berdiskusi mengenai peran ASEAN dalam dinamika global, khususnya dalam konteks hubungan dengan Uni Eropa. 

Mereka turut mengundang perwakilan dari Kementerian Luar Negeri Spanyol bernama Louis yang disebut Najib baru diangkat menjadi Direktur yang menangani kerja sama Asia Tenggara. 

Setelah mengobrol dengan Louis, Dubes Najib mengetahui bahwa Spanyol dan negara-negara Eropa kini mulai mengurangi ketergantungannya terhadap Amerika Serikat, baik dalam bidang ekonomi maupun pertahanan.  

"Secara umum, dari apa yang saya dengar dan saya simpulkan, mau tidak mau, suka atau tidak suka, Uni Eropa harus mengurangi ketergantungan ekonomi pada Amerika juga mengurangi ketergantungan ketahanannya pada Amerika," paparnya.  

Hal ini menurut Dubes, merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan negara-negara ASEAN karena kurangnya ketergantungan terhadap Amerika Serikat akan membuat Uni Eropa menjadi lebih leluasa membangun kerjasama dengan negara-negara di Asia.

"Di sinilah opportunity yang sangat besar. Saya harapkan pemerintah Indonesia di Jakarta, begitu juga negara-negara ASEAN, membuka pintu lebar-lebar dan melihat bagaimana peluang ini dapat dimanfaatkan," tutup Najib.  

Dubes Najib juga menyinggung masa depan NATO di tengah perubahan kebijakan global. Ia menanyakan pada Louis apakah organisasi pertahanan itu bisa bertahan di tengah ancaman Presiden Donald Trump yang ingin menarik AS dari keanggotaan.

Dikatakan Dubes, Luois tidak memberikan jawab yang clear, tetapi secara diplomatis ia mengatakan salah satu jalan keluarnya meningkatkan hubungan kerjasama dengan negara-negara di Asia.

"Jadi dengan situasi ini mereka akan lebih leluasa, lebih terbuka karena tidak harus mempertimbangkan secara serius apa yang selama ini membatasi gerak mereka dari kebijakan-kebijakan baik terkait ekonomi politik maupun pertahanan dari Amerika," paparnya.

Sebagai bukti ketertarikan Eropa, Dubes Najib mengungkap bahwa Louis akan hadir dalam ASEAN Summit di Kuala Lumpur pada Juli mendatang serta rencana kunjungan pejabat Kementerian Luar Negeri Spanyol ke Jakarta dalam waktu dekat. 

"Minggu depan, Louis akan mengunjungi Jakarta. Karena itu saya membicarakan banyak hal bagaimana untuk meningkatkan hubungan kerjasama secara bilateral antara Indonesia dengan Spanyol," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya