Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Emiten Ini Raup Laba Rp19 Triliun tapi Kemungkinan Tak Bagikan Dividen

SENIN, 10 MARET 2025 | 10:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) kemungkinan tidak akan membagikan dividen atas laba bersih tahun buku 2024.

Padahal, emiten pertambangan batu bara ini menunjukkan kinerja yang kuat dan tetap fokus pada ekspansi dan investasi strategis.

Keputusan tidak membagikan dividen dilatari oleh beberapa faktor. Investment Analyst Stockbit Sekuritas, Hendriko Gani, menyebutkan salah satunya adalah status AADI yang baru melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Desember 2024. 


Namun begitu, keputusan resmi terkait dividen tahun buku 2024 baru akan ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) mendatang.

AADI menargetkan mulai membagikan dividen interim pada tahun buku 2025. Dalam prospektus, manajemen AADI merencanakan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio/DPR) hingga 45 persen dari laba bersih konsolidasi. 

“Dalam Stockbit commentary sebelumnya, kami memperkirakan AADI akan membagikan dividen tahun buku 2025 pada kuartal II-2026, dengan yield mencapai 17 persen dari harga IPO,” kata Hendriko, dikutip Senin 10 Maret 2025. 

Berdasarkan laporan keuangan 2024, AADI mencatatkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 1,21 miliar Dolar AS atau Rp19,88 triliun, naik 5,86 persen secara tahunan. 

Laba inti mencapai 1,04 miliar Dolar AS, sedangkan EBITDA operasional sebesar 1,3 miliar Dolar AS dengan margin EBITDA operasional 25 persen.

Berdasarkan laporan keuangan, penjualan AADI meningkat 7 persen menjadi 68,06 juta ton, melampaui target awal yang ditetapkan pada 61-62 juta ton. 

Namun begitu, pendapatan AADI turun 10 persen menjadi 5,32 miliar Dolar AS akibat pelemahan harga jual rata-rata (ASP) sebesar 17 persen.

AADI menaikkan belanja modal sebesar 36 persen menjadi 370 juta Dolar AS. Langkah ini untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang, 

Investasi ini difokuskan pada pengembangan PT Kaltara Power Indonesia (KPI), pengadaan tongkang untuk PT Adaro Logistics, serta penguatan infrastruktur rantai pasokan.

AADI menargetkan volume penjualan batu bara termal sebesar 65 juta hingga 67 juta ton pada 2025. 

Pantauan RMOL, pada perdagangan Jumat 7 Maret 2025, saham AADI bergerak melemah 4,43 persen dan ditutup di level Rp6.475 per saham.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya