Berita

Presiden Prabowo Subianto saat bertemu sejumlah konglomerat/Ist

Politik

Prabowo Sudah Berhitung Perlawanan Balik Koruptor

MINGGU, 09 MARET 2025 | 08:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah pengusaha besar Indonesia di tengah langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) mengusut kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) periode 2018-2023. 

Pertemuan ini memunculkan spekulasi politik, terutama terkait dugaan bahwa hasil korupsi tersebut akan digunakan untuk menciptakan kekacauan ekonomi dan politik, termasuk upaya menggulingkan Prabowo.

Pengamat Intelijen Doni Istyanto menilai bahwa sebagai seorang jenderal bintang empat, Prabowo pasti telah memperhitungkan segala risiko dalam setiap kebijakan yang diambil, termasuk potensi perlawanan dari para pihak yang merasa terancam oleh pemberantasan korupsi.


"Presiden Prabowo Subianto sudah memperhitungkan semua langkah-langkah yang beliau ambil beserta seluruh risikonya, termasuk dan tidak terbatas pada perlawanan balik yang akan dilakukan oleh para koruptor," ujar Doni kepada RMOL, 9 Minggu Maret 2025.

Doni menduga dalam pertemuan ini, Prabowo kemungkinan besar meminta para pengusaha untuk turut membantu Indonesia mencapai kemandirian ekonomi.

Prabowo memberikan peringatan kepada para pengusaha yang selama ini meraup keuntungan dari berbisnis di Indonesia, tetapi justru lebih memilih menginvestasikan hasilnya di luar negeri. 

"Di saat bangsa Indonesia membutuhkan dukungan, sikap semacam itu dapat berujung pada konsekuensi serius," kata Doni.

Prabowo juga pasti akan memberikan jaminan  perlindungan usaha kepada para konglomerat. Namun, ada syarat yang harus dipenuhi, yakni komitmen untuk terus berinvestasi dan membuka lapangan pekerjaan di dalam negeri.

Langkah Prabowo ini dipandang sebagai sinyal kuat bahwa pemerintahannya tidak akan mentoleransi praktik bisnis yang merugikan negara serta menunjukkan sikap tegas dalam menghadapi potensi gangguan ekonomi dan politik yang bisa timbul dari kasus-kasus korupsi besar.

Selain miliarder asal AS Ray Dalio, pertemuan Presiden Prabowo juga melibatkan penguasa Indonesia yakni Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam yang merupakan pemilik Jhonlin Group, pemilik Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan, dan pemilik Salim Group Anthony Salim, serta pemilik Adaro Boy Thohir.

Selain itu, Ketua Kadin Anindya Bakrie, Bos Lippo James Riady, konglomerat Medco Energy Hilmi Panigoro, Bos Sinar Mas Franky Oesman Widjaja, Bos Barito Pacific Prajogo Pangestu, Bos Trans Corp Chairul Tanjung hingga Bos Artha Graha Tomy Winata.



Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya