Berita

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali (kiri)/Ist

Pertahanan

KSAL Beberkan Kondisi Keamanan Maritim Indo-Pasifik di Forum Internasional

MINGGU, 09 MARET 2025 | 05:35 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menghadiri 93rd Ottawa Conference 2025 yang berlangsung di Fairmont Chateau Laurier Hotel, Ottawa, Ontario, Kanada pada 5-6 Maret 2025 lalu. 

Dalam Ottawa Conference 2025, KSAL bertindak sebagai pembicara bersama Vice Amiral Hervé Hamelin, Deputy Chief of Defence for International Relations, Ministère des Armées, Mr. Chongdae Won, Acting Deputy Minister for Military Force Policy, Ministry of National Defence, South Korea, dan Vina Nadjibulla, Vice-President, Research & Strategy, Asia Pacific Foundation of Canada.

Dengan tema panel diskusi “Challenges and Readiness in the Indo-Pacific”, KSAL menyampaikan bahwa keterlibatan TNI AL dalam diskusi ini merupakan suatu keistimewaan untuk berbagi perspektif tentang keamanan dan pertahanan maritim dalam menghadapi tantangan ke depan di kawasan Indo-Pasifik.


Lebih lanjut dijelaskan kondisi keamanan maritim di Indo-Pasifik saat ini sedang menghadapi tantangan yang cukup besar di antaranya, perampokan bersenjata di laut, pencurian di laut, penangkapan ikan ilegal, penyelundupan narkoba, penyelundupan manusia (perdagangan orang), yang sering terjadi di perairan internasional.

“TNI AL terus memodernisasi dan membangun organisasi guna memperkuat stabilitas keamanan maritim, termasuk peningkatan kesiapan tempur dan perluasan penegakan hukum dan bantuan kemanusiaan,” ujar KSAL dalam keterangan yang diterima redaksi, Sabtu, 8 Maret 2025.

Dalam menangani perkembangan keamanan maritim di kawasan Indo-Pasifik, TNI AL menekankan beberapa perspektif utama. Salah satunya TNI AL memperkuat kerja sama pertahanan dengan mengoptimalkan mekanisme multilateral guna mengatasi tantangan maritim regional.  

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya